Iran Selamatkan 7.250 Orang Imbas Reruntuhan Serangan AS

M.Habib Saifullah | Sabtu, 03/10/2026 15:15 WIB


Lebih dari 7.250 orang berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup dari reruntuhan di Iran selama perang 40 hari yang dilancarkan AS dan Israel Tim penyelamat dan warga lokal berupaya menyelamatkan korban luka dari reruntuhan di sebuah sekolah khusus perempuan yang diserang di Minah, Provinsi Hormozgan, Iran selatan (Foto: ANTARA/Xinhua/Mehr News Agency)

JAKARTA - Lebih dari 7.250 orang berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup dari reruntuhan di Iran selama perang 40 hari yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel, kata seorang pejabat penyelamatan Iran.

Kepala Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) Pirhossein Kolivand menyampaikan hal itu dalam sebuah upacara di Teheran pada Kamis (1/10) saat menerima kendaraan dan peralatan baru untuk operasi penyelamatan dan bantuan, menurut laporan Kantor Berita Buruh Iran (ILNA).

Kolivand mengaitkan keberhasilan penyelamatan tersebut dengan penggunaan peralatan modern dalam operasi.

Kolivand juga menyebut perkembangan armada dan peralatan IRCS dalam beberapa tahun terakhir sebagai sesuatu yang "belum pernah terjadi sebelumnya".

Baca juga :
Kapan Puasa Ramadan 2027? Cek Perkiraan 1 Ramadan 1448 H

Dia menambahkan bahwa organisasi tersebut memiliki lebih dari 6 juta anggota sukarelawan di seluruh negeri.

Baca juga :
Sekjen PBB Minta Negara Tanduk Afrika Selesaikan Konflik Tanpa Kekerasan

Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan udara gabungan terhadap Teheran dan kota-kota lain di Iran.

Iran merespons dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset AS di kawasan tersebut. Iran juga memperketat kendalinya atas Selat Hormuz.

Baca juga :
Angka Kematian Akibat Ebola di Kongo Tembus 4.000 Jiwa

Gencatan senjata sementara tercapai pada April, meski AS dan Iran masih saling melancarkan serangan beberapa kali setelahnya.

Berbicara dalam konferensi pers di New York pada akhir September, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan bahwa lebih dari 5.000 orang, termasuk ratusan perempuan dan anak-anak, tewas akibat "agresi" AS dan Israel terhadap Iran.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perang Iran Korban Perang Iran AS Israel