Sekjen PBB Minta Negara Tanduk Afrika Selesaikan Konflik Tanpa Kekerasan

M.Habib Saifullah | Sabtu, 03/10/2026 14:45 WIB


PBB menyerukan kepada negara-negara di kawasan Tanduk Afrika untuk menghindari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres pada Jumat (2/10) menyerukan kepada negara-negara di kawasan Tanduk Afrika untuk menghindari tindakan yang dapat meningkatkan ketegangan.

"PBB prihatin dengan meningkatnya ketegangan di antara negara-negara di Tanduk Afrika pada saat persatuan, dialog, dan kerja sama sangat dibutuhkan untuk mendukung perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut," kata Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric.

"Sekjen menyerukan kepada semua negara untuk menahan diri, menghindari tindakan apa pun yang dapat memperburuk ketegangan, dan berkomitmen untuk menyelesaikan perbedaan mereka melalui dialog," tutur Dujarric.

Guterres menyampaikan seruan tersebut di tengah konflik yang terjadi di wilayah Tigray, bagian paling utara Ethiopia, yang berdampak di tingkat regional.

Baca juga :
Kapan Puasa Ramadan 2027? Cek Perkiraan 1 Ramadan 1448 H

Kawasan Tanduk Afrika, yang juga dikenal sebagai Semenanjung Somalia, merupakan semenanjung besar dan wilayah geopolitik yang terletak di bagian paling timur daratan Afrika.

Baca juga :
Angka Kematian Akibat Ebola di Kongo Tembus 4.000 Jiwa

Wilayah itu merupakan semenanjung terbesar keempat di dunia dan mencakup Somalia, Djibouti, Ethiopia, Eritrea, serta Somaliland, sebuah negara yang pengakuannya terbatas.

Baca juga :
Adab Bertamu Tanpa Izin yang Bikin Mengganggu
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Sekjen PBB Kawasan Tanduk Afrika Konflik Afrika