Tips Agar Tidak Kecewa Setelah Berbuat Baik Kepada Sesama

Anggoro Aristo Priambodo | Minggu, 20/09/2026 17:07 WIB


Luruskan niat karena Allah agar kebaikan tidak berujung rasa kecewa. Ilustrasi foto pamer berbuat baik

Katakini.com - Berbuat baik kepada sesama merupakan amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Namun, tidak jarang seseorang merasa kecewa ketika kebaikan yang ia lakukan justru dibalas dengan keburukan atau sikap tidak tahu terima kasih.

Rasa kecewa tersebut biasanya muncul karena masih ada bisikan di dalam hati untuk berharap mendapatkan balasan atau apresiasi dari sesama manusia.

Langkah utama agar hati tetap lapang setelah menolong orang lain adalah dengan menanamkan kesadaran bahwa kebaikan tersebut merupakan perintah langsung dari Allah SWT.

Baca juga :
Hidupkan Tradisi Pesantren, Pagar Nusa PCNU Jakpus Mulai Latihan Rutin

Ketika kita menyadari bahwa setiap amal saleh dilakukan semata-mata untuk menggapai keridaan-Nya, maka niat kita akan terbebas dari ketergantungan pada respon manusia.

Baca juga :
PBB Sebut Serangan Houthi Ancam Keamanan Arab Saudi

Allah SWT menegaskan prinsip keikhlasan ini dalam Surah Al-Insan ayat 9, di mana hamba-Nya berucap bahwa mereka memberi makan hanya demi mengharap keridaan Allah tanpa meminta balasan maupun ucapan terima kasih.

Mengharapkan pujian atau imbalan dari manusia hanya akan membuka pintu kekecewaan karena hati manusia sangat mudah berubah-ubah.

Baca juga :
Kemenhub Pastikan Hak Asuransi Korban KMP Virgo Transport 8 Dipenuhi

Rasulullah SAW juga mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam hadis riwayat Bukhari (No. 1) dan Muslim (No. 1907), bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya.

Jika niat awal berbuat baik adalah murni karena Allah, maka penghargaan atau penolakan dari manusia tidak akan pernah memengaruhi ketulusan hati kita.

Rasulullah SAW turut menegaskan dalam hadis riwayat Muslim (No. 2577) bahwa barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, Allah akan melepaskan kesusahannya pada hari kiamat.

Janji Allah ini jauh lebih pasti dan bernilai kekal dibandingkan balasan semu yang kita harapkan dari sesama makhluk di dunia.

Ingatlah bahwa Allah SWT tidak pernah luput dalam mencatat setiap kebaikan sekecil apa pun, sebagaimana ditegaskan dalam Surah Zalzalah ayat 7.

Makin kita melepaskan harapan kepada manusia, makin tenang pula jiwa kita dalam menjalankan setiap perintah kebaikan.

Solusi terbaik saat merasa diabaikan setelah berbuat baik adalah segera mengembalikan fokus niat hanya kepada Sang Maha Pencipta.

Dengan menggantungkan harapan hanya kepada Allah, setiap kebaikan yang kita perbuat akan terasa ringan, menenteramkan, dan membuahkan pahala yang abadi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
ikhlas dalam islam berbuat baik balasan kebaikan