
Pengamat Komunikasi Politik Frans Immanuel Saragih. Foto: dok. Katakini
JAKARTA – Pengamat Komunikasi Politik dari Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih menilai, teriakan “Free Palestina” yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di acara syukuran 100 Tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Jawa Timur, merupakan penegasan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.
Acara syukuran yang dilaksanakan pada Sabtu (19/9/2026) tersebut dihadiri oleh banyak tamu kehormatan seperti Presiden Prabowo bersama jajarannya, Duta Besar Negara Sahabat, Utusan Universitas Al Azhar Cairo, dan sejumlah alumni Gontor yang menduduki jabatan penting di Indonesia seperti K.H. Hidayat Nur Wahid dan Din Syamsuddin.
Dalam pidatonya Presiden Prabowo terlihat sangat berapi api menyampaikan beberapa hal yang cukup menarik, termasuk meneriakkan “Free Palestine” hingga tiga kali yang diikuti oleh seluruh undangan yang hadir. Bahkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia naik ke atas panggung, memberikan syal berlogo Palestina ke Presiden Prabowo.
Frans menyampaikan, di acara syukuran 100 Tahun Pondok Pesantren Gontor tersebut kembali Prabowo menunjukkan keahliannya berpidato tanpa teks.
“Kita bisa melihat bagaimana Prabowo mampu tetap menjadi magnet dari setiap acara. Bagaimana Prabowo mampu membuat suasana gedung pertemuan besar menjadi gegap gempita. Apalagi saat Prabowo berteriak ‘Free Palestine’ berkali kali hingga membuat Dubes Palestina untuk Indonesia naik ke panggung dan memberikan kaffiyeh dan saling berpelukan,” ujar Frans, Minggu (20/9/2026).
Menurut Frans, secara komunikasi politik ini jelas Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia akan selalu ada bersama Palestina dalam perjuangannya menggapai kemerdekaan.
“Ini juga sekaligus menjawab beragam kritikan miring dari berbagai pihak yang ragu terhadap langkah politik luar negeri Indonesia terkait Palestina. Apa yang terjadi di atas panggung peringatan 100 Tahun Gontor itu menjawab semua keraguan,” ungkap Frans.
Prabowo juga sempat menyinggung pencapaian positif kabinetnya yang telah hampir dua tahun berjalan, dan tetap menjalankan pemerintahan sesuai konstitusi.
“Dari beragam isi pidato itu hal terpenting menurut saya adalah apa yang diperjuangkan Prabowo dalam pemerintahannya, yakni memberikan kesediaan pangan bagi rakyat dan sikap Indonesia yang selalu bersama Palestina dalam mecapai kemerdekaan negara tersebut,” pungkas Frans.
Minggu, 20/09/2026