Iran-Irak Investigasi Serangan Drone ke Pipa Minyak Saudi

M.Habib Saifullah | Minggu, 13/09/2026 14:45 WIB


Iran dan Irak membahas penyelidikan mengenai serangan drone terhadap jalur pipa minyak Timur-Barat Arab Saudi. Ilustrasi Bendera Saudi Arabia dan bendera Iran (foto: shutterstock.com)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Irak Fuad Hussein dalam percakapan dengan Menlu Iran Abbas Araghchi melalui sambungan telepon membahas penyelidikan mengenai serangan drone terhadap jalur pipa minyak Timur-Barat Arab Saudi.

Menurut Kantor Berita resmi Irak, Iraqi News Agency (INA), Sabtu, keduanya meninjau langkah-langkah yang diambil sebagai tanggapan atas serangan tersebut dan pembentukan komite gabungan untuk melakukan penyelidikan.

Mereka juga membahas langkah-langkah keamanan di perbatasan dan pertemuan yang direncanakan pada hari Senin di Oman yang melibatkan Irak, Iran, dan enam negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk mengenai isu-isu terkait Selat Hormuz.

Irak sebelumnya mengatakan pada hari Sabtu (12/9) bahwa mereka telah menyita platform peluncur roket di wilayahnya yang digunakan dalam serangan terhadap pipa minyak Saudi dan setuju untuk mengizinkan Iran ikut serta dalam penyelidikan.

Baca juga :
Mengadu Kepada Allah, Tempat Mengadu Terbaik Saat Duka

Baghdad telah memperketat keamanan setelah memastikan bahwa serangan terhadap pipa minyak tersebut berasal dari sebuah lokasi di Provinsi Maysan dekat perbatasan dengan Iran.

Baca juga :
Wanita Dirindu Surga, Karakteristik Khusus Calon Penghuni Surga

Sementara itu, Arab Saudi pada Jumat (11/9) mengatakan bahwa pipa minyak Timur-Barat mereka telah dihantam oleh pesawat tak berawak yang diluncurkan dari Irak, menyebabkan cedera dan kerusakan material.

Namun Riyadh menyatakan tidak akan melalukan balasan pada tahap ini atas permintaan Perdana Menteri Irak. Langkah tersebut memberi Baghdad waktu untuk mencegah serangan lanjutan, sekaligus menegaskan hak Riyadh untuk melindungi keamanan serta kedaulatan negaranya.

Baca juga :
Pelajaran dan Hikmah Kisah Bilal Bin Rabah

Pipa minyak Timur-Barat mengangkut minyak mentah dari wilayah penghasil minyak timur Arab Saudi ke Pelabuhan Yanbu di Laut Merah, memungkinkan ekspor untuk melewati Selat Hormuz yang sebagian terblokir.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Serangan Drone Pipa Timur Saudi Konflik Timur Tengah