Cak Imin Sebut Pesantren Agen Transformasi Pemberdayaan

M. Habib Saifullah | Rabu, 29/10/2025 14:40 WIB


Menko PM A. Muhaimin Iskandar mengatakan, pesantren merupakan agen transformasi pemberdayaan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar (Foto: Humas Kemenko PM)

JAKARTA - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengatakan, pesantren tidak hanya mengambil peran sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan santri dengan pemahaman ilmu agama dan adab.

Menko Muhaimin menjelaskan pesantren turut berperan sebagai lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pemberdayaan masyarakat.

Hal tersebut Menko Muhaimin sampaiakn ketika menghadiri kegiatan Kick Off Pesantren Inklusif Berdaya di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025).

"Pesantren bisa kita sebut sebagai lembaga pendidikan sekaligus pusat laboratorium dari upaya membantu pengembangan masyarakat," kata Menko Muhaimin dalam keterangan tertulis, Rabu (29/10/2025).

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

"Keterikatan pesantren bukan hanya terhadap pendidikan, tapi juga punya pengaruh besar dalam membangun peradaban, dalam artian pemberdayaan," imbuh dia.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Menko Muhaimin menegaskan sepak terjang peran pesantren dalam pemberdayaan masyarakat juga telah dibuktikan dengan mampu melahirkan santri yang memiliki peran signifikan kepada masyarakat.

Hal itu, kata dia, telah dilakukan pesantren bahkan sejak sebelum era kemerdekaan Indonesia.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

"Pesantren bukan saja melahirkan alumni yang berilmu, tetapi juga komunitas-komunitas masyarakat yang tumbuh secara modern. Sejak sebelum kemerdekaan hingga hari ini, peran itu nyata dan menjadi kekuatan bangsa," ujar dia.

Oleh karena itu, Menko Muhaimin menilai sejarah dan dampak pesantren terhadap pemberdayaan masyarakat ini yang menjadikan lembaga tersebut sebagai pilar penting dalam strategi pembangunan nasional.

"Menyadari hal itu, pemerintah meletakkan pesantren sebagai kekuatan strategis bagi proses panjang membangun ketangguhan bangsa. Pesantren bukan hanya tempat menanamkan nilai-nilai etika dan peradaban, tetapi juga menjadi agen perubahan itu sendiri," kata dia.

Lebih jauh, Menko Muhaimin menuturkan pembangunan yang dilakukan oleh pesantren dilakukan dengan dua pendekatan yakni pendidikan dan pemberdayaan.

"Pendidikan bisa memutus mata rantai kemiskinan dan menjadi solusi berbagai tantangan pembangunan kita. Sementara pemberdayaan menjadi jalan agar masyarakat memiliki daya tahan dan kemandirian. Melalui dua aspek ini, pesantren akan berperan aktif mengatasi berbagai persoalan bangsa," ujar dia.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kabar Pemberdayaan Menko PM Pondok Pesantren Cak Imin