Blake Lively `Menangis Lega` Setelah Gugatan Rp6,4 Triliun Justin Baldoni Ditolak

Tri Umardini | Rabu, 11/06/2025 12:30 WIB


Blake Lively `Menangis Lega` Setelah Gugatan Rp6,4 Triliun Justin Baldoni Ditolak Blake Lively `Menangis Lega` Setelah Gugatan Rp6,4 Triliun Justin Baldoni Ditolak. (FOTO: GC IMAGE)

JAKARTA - Blake Lively memberikan reaksi emosional saat mengetahui gugatan Justin Baldoni senilai $400 juta atau sekitarnya Rp 6,4 triliun terhadapnya ditolak oleh hakim.

Menurut salah satu orang dalam, aktris berusia 37 tahun itu "menangis lega" pada Senin (9/6/2025), setelah mengetahui bahwa Hakim Lewis J. Liman menolak gugatan balik Justin Baldoni, yang menuduh Blake Lively dan suaminya Ryan Reynolds melakukan pemerasan dan pencemaran nama baik.

"Dia jelas merasa lega. Mereka berdua juga," sumber lain memberi tahu.

"Dia merasa terbela." Mengenai seluruh tim hukum, "Semua orang senang," tambah sumber lain.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

Pada bulan Maret, pengacaranya Bryan Freedman menyebut mosi Blake Lively untuk membatalkan gugatan tersebut sebagai "salah satu contoh paling mengerikan dari penyalahgunaan sistem hukum kita." Sidang mereka dijadwalkan pada bulan Maret 2026.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Esra Hudson dan Mike Gottlieb, pengacara Blake Lively, angkat bicara dalam sebuah pernyataan setelah berita tersebut, mengklaim perkembangan terakhir dalam kasus tersebut sebagai "kemenangan total dan pembenaran penuh" bagi Blake Lively, yang menggugat lawan mainnya di It Ends With Us, Justin Baldoni (41) pada bulan Desember 2024 atas pelecehan seksual dan pembalasan, yang telah dibantahnya.

"Sebagaimana telah kami katakan sejak hari pertama, gugatan `$400 juta` ini adalah tipuan, dan Pengadilan langsung mengetahuinya," mereka menambahkan, seraya menyebutkan bahwa mereka "menantikan babak selanjutnya, yaitu menuntut biaya pengacara, ganti rugi tiga kali lipat, dan ganti rugi punitif" terhadap Justin Baldoni dan Pihak Wayfarer lainnya yang "melakukan litigasi yang tidak adil ini."

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

Gugatan pencemaran nama baik Justin Baldoni senilai $250 juta terhadap The New York Times atas liputannya atas pengaduan CRD milik Blake Lively juga ditolak oleh hakim.

Ketika Times menerbitkan artikelnya tentang pengajuan tersebut pada bulan Desember 2024, Blake Lively mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Saya berharap tindakan hukum saya membantu mengungkap taktik pembalasan yang jahat ini untuk menyakiti orang-orang yang berbicara tentang pelanggaran dan membantu melindungi orang lain yang mungkin menjadi sasaran."

Saat tampil di Late Night bersama Seth Meyers pada tanggal 1 Mei, Blake Lively secara singkat menyebutkan bahwa ia mengalami "tahun yang intens" yang "penuh dengan momen-momen terbaik dan momen-momen terburuk dalam hidup saya."

Pada bulan April 2025, Ryan Reynolds memuji istrinya Blake Lively, yang telah memberinya empat orang anak, dengan mengatakan, "Saya sangat kagum dengan istri saya dalam banyak hal."

Ia menambahkan, "Saya tidak tahu apakah saya pernah bertemu seseorang yang lebih kuat. Dan mekanisme penanganannya hanyalah kopi, yang menurut saya luar biasa karena saya tidak tahu bagaimana saya bisa menahan apa yang ia tahan dan melakukannya dengan anggun dan kuat. Itu sangat mendalam."

Sahabat Blake Lively sekaligus mantan lawan mainnya di Sisterhood of the Traveling Pants, Amber Tamblyn, bereaksi terhadap keputusan hakim pada 9 Juni, dengan menulis di Instagram Stories-nya,

"Bangga padamu, Blake. Ini adalah kemenangan bagi wanita di mana pun yang berani bersuara." (*)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Blake Lively Justin Baldoni pelecehan seksual