Inilah Efek Buruk Mencukur Bulu Ketiak

M. Habib Saifullah | Rabu, 26/03/2025 16:15 WIB


Mencukur bulu ketiak sering dianggap sebagai rutinitas perawatan tubuh yang sederhana dan sepele Ilustrasi ketiak (Foto: Unsplash/Engin Arkyut)

JAKARTA - Mencukur bulu ketiak sering dianggap sebagai rutinitas perawatan tubuh yang sederhana dan sepele. Banyak orang melakukannya demi alasan kebersihan, kenyamanan, atau penampilan.

Namun, di balik kebiasaan ini, ternyata ada sejumlah efek buruk yang bisa ditimbulkan terhadap kesehatan dan kenyamanan kulit ketiak.

Kulit ketiak tergolong sensitif dan mudah mengalami iritasi, terutama jika mendapat perlakuan yang kasar seperti pencukuran.

Alat cukur yang tidak steril, teknik mencukur yang kurang tepat, atau frekuensi mencukur yang terlalu sering bisa memicu berbagai masalah kulit.

Baca juga :
Mendes PDT Ajak BUMN dan Swasta Tingkatkan Kepedulian kepada Desa

Dampaknya tidak hanya terasa dalam jangka pendek seperti rasa perih atau gatal, tapi juga bisa menimbulkan masalah jangka panjang seperti hiperpigmentasi hingga infeksi.

Baca juga :
O`Reilly Terpukau dengan Gol Solo Run Cherki Lawan Arsenal

Berikut ini lima efek buruk yang bisa muncul akibat mencukur bulu ketiak:

1. Iritasi dan Luka Mikro

Mencukur sering kali menyebabkan luka-luka kecil tak terlihat di permukaan kulit. Luka mikro ini dapat memicu iritasi, rasa perih, atau bahkan rasa terbakar setelah mencukur, terutama jika langsung terkena deodoran atau keringat.

Baca juga :
Guardiola Sebut Bernardo Silva Layak Jadi Legenda Klub

2. Infeksi Kulit

Luka kecil dari hasil mencukur bisa menjadi jalan masuk bagi bakteri. Akibatnya, kulit bisa mengalami infeksi ringan hingga parah, seperti folikulitis (radang akar rambut) atau abses.

3. Kulit Menghitam (Hiperpigmentasi)

Gesekan dari pisau cukur yang berulang dapat memicu produksi melanin berlebih di area ketiak, sehingga kulit tampak lebih gelap dari warna sekitarnya. Ini sering kali menjadi keluhan utama bagi mereka yang rutin mencukur.

4. Pertumbuhan Bulu ke Dalam (Ingrown Hair)

Setelah dicukur, bulu ketiak bisa tumbuh ke arah dalam dan terjebak di bawah kulit, menyebabkan benjolan kecil, kemerahan, atau bahkan peradangan yang cukup menyakitkan.

5. Kulit Ketiak Menjadi Kasar

Mencukur secara rutin dapat merusak tekstur alami kulit, membuatnya terasa lebih kasar dan tebal. Ini terjadi karena lapisan kulit paling atas terus-menerus terkikis, memicu regenerasi kulit yang tidak optimal.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ketiak Mencukur Efek Buruk