Efek Buruk Duduk Terlalu Lama yang Patut Diwaspadai

M. Habib Saifullah | Rabu, 12/02/2025 13:16 WIB


Duduk terlalu lama bisa berdampak buruk bagi kesehatan, seperti memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari yang ringan hingga serius. Ilustrasi efek buruk duduk terlalu lama (Foto: Unsplash/KOBU Agency)

Katakini.com - Di era modern saat ini, banyak orang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk—baik saat bekerja, menonton televisi, bermain game, atau bahkan bersantai.

Meski terlihat nyaman, duduk terlalu lama ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kebiasaan ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari yang ringan hingga serius.

Salah satu efek utama dari terlalu lama duduk ialah gangguan pada postur tubuh. Ketika duduk dalam waktu lama, terutama dengan posisi yang kurang baik, tekanan pada tulang belakang meningkat.

Ini bisa menyebabkan nyeri punggung, leher tegang, hingga gangguan postur seperti bungkuk. Jika dibiarkan terus-menerus, masalah ini bisa menjadi kronis dan sulit diatasi.

Baca juga :
Studi: 95 Persen Mikroba di Bumi Punya Kemampuan Mengurai Plastik

Tak hanya itu, duduk terlalu lama juga berdampak pada sistem peredaran darah. Ketika kita jarang bergerak, aliran darah menjadi lebih lambat, terutama di bagian kaki.

Baca juga :
"Super El Nino" Berpotensi Terjadi, Ilmuwan Sebut Bukan Ancaman Iklim Terbesar

Hal ini dapat meningkatkan risiko pembentukan gumpalan darah yang bisa berujung pada varises atau bahkan trombosis vena dalam (DVT), yaitu kondisi berbahaya di mana gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah dalam dan bisa berpindah ke organ vital seperti paru-paru.

Duduk dalam waktu lama juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes. Kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan metabolisme tubuh melambat, sehingga tubuh lebih sulit mengontrol kadar gula dan lemak dalam darah.

Baca juga :
Harga BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Anggota DPR Kritik Pertamina

Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa orang yang terlalu sering duduk memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dibandingkan mereka yang aktif bergerak.

Selain itu, kesehatan mental juga bisa terpengaruh. Duduk terlalu lama, terutama tanpa diselingi aktivitas fisik, dapat meningkatkan stres dan kecemasan.

Hal ini karena kurangnya gerakan bisa menghambat pelepasan hormon endorfin yang berperan dalam meningkatkan suasana hati. Akibatnya, seseorang bisa merasa lebih mudah lelah, tidak bersemangat, dan bahkan rentan mengalami depresi.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Sederhana saja Cobalah untuk lebih sering bergerak. Jika pekerjaan mengharuskan Anda duduk lama, sempatkan berdiri atau berjalan sebentar setiap 30-60 menit.

Bisa dengan meregangkan tubuh, mengambil minum, atau sekadar berjalan di sekitar ruangan. Selain itu, menerapkan olahraga ringan seperti stretching atau yoga juga bisa membantu menjaga kesehatan tubuh di tengah aktivitas yang banyak mengharuskan duduk.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kesehatan Duduk Terlalu Lama Jantung