BI Prediksi Penjualan Eceran Meningkat di Agustus 2024

Budi Wiryawan | Selasa, 10/09/2024 15:45 WIB


Secara bulanan penjualan eceran diperkirakan tumbuh 1,6% month to month (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mengalami kontraksi 7,2% (mtm) Soda di rak di toko kelontong Vons di Pasadena, California, AS, 10 Juni 2020. Foto: Reuters

JAKARTA - Indeks penjualan riil (IPR) Agustus 2024 yang diprediksi capai 215,9 atau tumbuh 5,8% secara year on year (yoy). Untuk itu, Bank Indonesia (BI) prediksi kinerja penjualan eceran Agustus 2024 meningkat

"Meningkatnya penjualan eceran didorong oleh mayoritas kelompok, yakni barang budaya dan rekreasi, diikuti bahan bakar kendaraan bermotor dan subkelompok sandang," jelas Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Selasa (10/9/2024).

Secara bulanan penjualan eceran diperkirakan tumbuh 1,6% month to month (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mengalami kontraksi 7,2% (mtm).

Peningkatan kinerja penjualan eceran tersebut diprakirakan terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, peralatan informasi dan komunikasi, serta perlengkapan rumah tangga lainnya, didorong oleh peningkatan permintaan saat perayaan hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia didukung penerapan strategi potongan harga oleh retailer.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Pada Juli 2024, IPR secara tahunan tercatat 212,4 atau meningkat sebesar 4,5% (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta subkelompok sandang. Sementara penjualan kelompok suku cadang, aksesori serta bahan bakar kendaraan bermotor tercatat tetap tumbuh.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Secara bulanan, penjualan eceran mengalami kontraksi 7,2% (mtm) disebabkan oleh normalisasi permintaan setelah Iduladha.

Beberapa kelompok yang masih tumbuh dan menahan penurunan kinerja penjualan eceran yang lebih dalam, yaitu subkelompok sandang dan kelompok bahan bakar kendaraan bermotor, sementara kelompok barang budaya dan rekreasi tercatat tumbuh meski melambat.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

Dari sisi harga, tekanan inflasi 3 dan 6 bulan yang akan datang, yaitu pada Oktober 2024 dan Januari 2025 diperkirakan meningkat.

Hal itu tecermin dari indeks ekspektasi harga umum (IEH) Oktober 2024 dan Januari 2025 yang tercatat masing-masing sebesar 141,3 dan 166,7, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebesar 134,5 dan 161,0 sejalan dengan pola historis 3 tahun terakhir.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bank Indonesia Penjualan Eceran Agustus 2024