Mayoritas Pengadilan Tinggi Brasil sebut Kepemilikan Gnja Bukanlah Kejahatan

Yati Maulana | Rabu, 26/06/2024 13:35 WIB


Mayoritas Pengadilan Tinggi Brasil sebut Kepemilikan Gnja Bukanlah Kejahatan Orang-orang mengambil bagian dalam pawai menuntut legalisasi ganja di Sao Paulo, Brasil 16 Juni 2024. REUTERS

BRASILIA - Mayoritas hakim di Mahkamah Agung Brasil mendukung dekriminalisasi kepemilikan ganja untuk konsumsi pribadi, menyusul pemungutan suara penting pada Selasa.

“Posisinya jelas bahwa tidak ada pengguna narkoba apa pun yang dapat dianggap sebagai penjahat,” kata Hakim Dias Toffoli, hakim keenam dari 11 anggota pengadilan tinggi yang memilih dekriminalisasi.

Sejauh ini, tiga hakim menentang keputusan untuk tidak lagi menjadikan kepemilikan ganja sebagai kejahatan, termasuk anggota terbarunya, Cristiano Zanin, yang ditunjuk oleh Presiden sayap kiri Luiz Inacio Lula da Silva.

Konsumsi ganja di depan umum akan terus dilarang dan ganja tetap ilegal di Brasil.

Baca juga :
Puan Pastikan DPR Kawal Pelaksanaan Haji 2026

Dekriminalisasi penggunaannya telah dibahas oleh Mahkamah Agung sejak tahun 2015 dan para hakim mencapai mayoritas pada saat para politisi mengusulkan larangan konstitusional terhadap penggunaan obat-obatan terlarang.

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

Sebuah rancangan undang-undang yang diajukan di Kongres, dengan dukungan anggota parlemen konservatif dan evangelis, mengusulkan amandemen Konstitusi untuk menjadikan penggunaan dan kepemilikan segala jenis narkotika sebagai pelanggaran pidana.

Baca juga :
Sambut Pengesahan UU PPRT, Rerie Singgung Nilai-nilai Perjuangan RA Kartini
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pengadilan Brasil Legalitas Ganja Bukan Kejahatan