160 Penumpang Dievakuasi Setelah Penerbangan United Keluar dari Landasan Pacu

Tri Umardini | Sabtu, 09/03/2024 09:30 WIB


160 Penumpang Dievakuasi Setelah Penerbangan United Keluar dari Landasan Pacu United Airlines Penerbangan 2477. (FOTO:JASON FOCHTMAN/HOUSTON CHRONICLE MELALUI AP)

JAKARTA - Sebuah pesawat harus dievakuasi Jumat pagi (8/3/2024) setelah meluncur dari landasan pacu di Bandara Antarbenua George Bush (IAH) di Houston.

Menurut Administrasi Penerbangan Federal (FAA), United Airlines Penerbangan 2477 meluncur ke rumput setelah mendarat di bandara sekitar jam 8 pagi.

Penerbangan itu berangkat dari Bandara Internasional Memphis, dengan 160 penumpang dan enam awak di dalamnya, menurut Associated Press.

Video yang diambil di tempat kejadian dan dibagikan di X, sebelumnya Twitter, menunjukkan salah satu sayap pesawat hanya berjarak beberapa meter dari rumput dan miring ke satu sisi.

Baca juga :
Puan Pastikan DPR Kawal Pelaksanaan Haji 2026

"Setelah mendarat dalam kondisi hujan, United 2477 keluar dari taxiway menuju area berumput. Semua penumpang diangkut dengan bus ke terminal dan dibantu oleh tim kami untuk koneksi selanjutnya dan kebutuhan lainnya," kata United Airlines seperti dikutip dari People dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

IAH mengonfirmasi di X bahwa tidak ada seorang pun di dalam Boeing 737 yang terluka setelah insiden tersebut. Menurut pihak bandara, Departemen Pemadam Kebakaran Houston dan Operasi Bandara Houston juga membantu evakuasi.

United Airlines sedang berupaya untuk memindahkan pesawat tersebut, sehingga tidak berdampak pada operasional penerbangan. Penerbangan masuk dan keluar dari IAH tetap berjalan tanpa gangguan,” jelas postingan mereka.

Baca juga :
Sambut Pengesahan UU PPRT, Rerie Singgung Nilai-nilai Perjuangan RA Kartini

Penumpang Mike Allard mengatakan kepada KTRK bahwa dia mendengar "letusan besar" sebelum pesawat miring.

"Sepertinya kita sedang berbelok. Pesawat melaju agak terlalu cepat dan tergelincir begitu saja. Saya menganggapnya seperti itu. Saya senang semua orang baik-baik saja. Saya pikir Tuhan menyertai kita dan melindungi kita," kata Allard.

Dia berbagi dengan outlet bahwa dia adalah seorang pendeta yang bepergian ke daerah tersebut untuk melakukan pemakaman. Setelah insiden itu menundanya, salah satu rekannya harus turun tangan.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional mengumumkan di X bahwa mereka "mengirimkan tim untuk menyelidiki perjalanan landasan pacu pada hari Jumat." FAA juga akan menyelidiki insiden tersebut.

Peristiwa hari Jumat terjadi sehari setelah United Airlines Penerbangan 35, dalam perjalanan ke Osaka, Jepang, harus dialihkan ke Los Angeles setelah ban pesawatnya jatuh. Penerbangan berangkat dari Bandara Internasional San Francisco dan tidak ada korban luka yang dilaporkan. (*)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
evakuasi penerbangan United Airlines Houston FAA