• News

Yordania Tuding Israel Bertujuan Mengusir Warga Palestina dari Gaza

| Senin, 11/12/2023 10:01 WIB

Yordania Tuding Israel Bertujuan Mengusir Warga Palestina dari Gaza Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi menghadiri pertemuan tentang Gaza, di Moskow, Rusia 21 November. 2023. Foto: Reuters

DOHA - Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, pada Minggu mengatakan bahwa Israel menerapkan kebijakan mengusir warga Palestina dari Gaza melalui perang yang menurutnya memenuhi "definisi hukum genosida", tuduhan yang ditolak Israel sebagai "memalukan".

Safadi, yang negaranya berbatasan dengan Tepi Barat dan menampung sebagian besar warga Palestina setelah berdirinya Israel pada tahun 1948, juga mengatakan bahwa Israel telah menciptakan kebencian yang akan menghantui wilayah tersebut dan menentukan generasi mendatang.

Israel melancarkan serangan sebagai tanggapan atas pembunuhan dan penculikan lintas batas pada 7 Oktober yang dilakukan oleh orang-orang bersenjata dari Hamas, kelompok militan Islam yang bersumpah akan menghancurkannya.

“Apa yang kita lihat di Gaza bukan hanya sekedar pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa dan penghancuran mata pencaharian mereka (oleh Israel) namun upaya sistematis untuk mengosongkan Gaza dari penduduknya,” kata Safadi pada sebuah konferensi di Doha.

"Kita belum melihat dunia mencapai titik yang seharusnya kita capai... tuntutan tegas untuk mengakhiri perang ini; perang yang termasuk dalam definisi hukum genosida."

Saat dimintai tanggapannya, juru bicara pemerintah Israel Eylon Levy berkata: "Ini tentu saja merupakan tuduhan yang keterlaluan dan salah."

“Israel berjuang untuk mempertahankan diri dari monster-monster yang melakukan pembantaian 7 Oktober, dan tujuan dari kampanye kami adalah untuk membawa monster-monster itu ke pengadilan dan memastikan mereka tidak lagi menyakiti rakyat kami,” tambahnya.

Israel mendesak warga sipil Gaza untuk pindah dari medan pertempuran demi keselamatan mereka sendiri dan ingin melihat orang lain juga melakukan seruan yang sama, katanya.

Safadi berpendapat bahwa tujuan Israel untuk menghancurkan Hamas tidak sesuai dengan besarnya kehancuran yang dialami warga sipil Gaza, yang ia gambarkan sebagai tindakan yang tidak pandang bulu.

Safadi juga mengatakan bahwa perbedaan besar telah mengemuka dalam pembicaraan antara delegasi menteri Arab dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Washington Jumat lalu mengenai dukungan militer pemerintah AS untuk Israel dan penolakannya untuk menyerukan gencatan senjata.