• Sport

Penyelenggara Warpadai Kampanye Gagalkan Olimpiade Paris 2024 dari Azerbaijan

| Rabu, 15/11/2023 06:05 WIB

Penyelenggara Warpadai Kampanye Gagalkan Olimpiade Paris 2024 dari Azerbaijan Logo Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 terlihat pada maskot mainan resmi di Brittany, Prancis, 12 April 2023. Foto: Reuters

PARIS - Penyelenggara Olimpiade tahun depan menyerukan kewaspadaan setelah dinas keamanan Prancis mengatakan mereka mengungkap kampanye disinformasi yang berasal dari Azerbaijan yang bertujuan untuk melemahkan kapasitas ibu kota Prancis untuk menyelenggarakan acara tersebut.

Kampanye tersebut, yang mencakup gambar dan video yang menunjukkan bentrokan antara polisi Prancis dan pengunjuk rasa yang disaksikan oleh jutaan orang, dijalankan dengan slogan #boycottparis2024 menyusul kerusuhan di Paris pada akhir Juni, menurut VIGINUM, pengawas yang memantau gangguan digital asing.

“Antara sekarang dan Olimpiade, Paris 2024 akan terus memantau, bersama dengan otoritas terkait, kebenaran informasi yang beredar tentang acara tersebut dan organisasinya,” kata Paris 2024 dalam sebuah pernyataan pada Selasa.

Dikatakan media, pemimpin opini, dan masyarakat harus memeriksa keaslian informasi di jejaring sosial dengan sumber resmi sebelum menyebarkannya.

VIGINUM mengatakan pihaknya tidak dapat menghubungkan kampanye tersebut secara langsung dengan pihak berwenang Azerbaijan.

Baik pemerintah Azerbaijan maupun kantor presiden tidak dapat dimintai komentar. Kedutaan Besar Azerbaijan di Paris tidak menanggapi permintaan komentar.

Hubungan antara Paris dan Baku tegang dalam beberapa bulan terakhir dan memburuk sejak Baku mengambil alih wilayah Nagorno-Karabah.

Paris 2024 mengatakan ini bukan pertama kalinya kampanye semacam itu ditujukan pada Olimpiade.

Pada musim panas 2022, sebuah video dari New York Insider yang menghubungkan kerusuhan bulan Juni dengan organisasi Paris 2024 menjadi viral, katanya.