• News

Bertemu Biden, Jokowi Desak Amerika Hentikan Perang Israel di Gaza

| Selasa, 14/11/2023 16:04 WIB

Bertemu Biden, Jokowi Desak Amerika Hentikan Perang Israel di Gaza Presiden Joe Biden bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, AS, 13 November 2023. Foto: Reuters

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat dan Indonesia mengadakan diskusi pada hari Senin, 13 November 2023, yang akan menjadi landasan bagi pertemuan langsung pertama Presiden AS Joe Biden dalam satu tahun dengan pemimpin Tiongkok Xi Jinping pada akhir pekan ini.

Biden menyambut Presiden Indonesia Joko Widodo di Gedung Putih ketika kedua pemimpin mempersiapkan pertemuan puncak Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di San Francisco, di mana Washington berharap dapat mengurangi perselisihan dengan Beijing. Biden dijadwalkan bertemu Xi pada hari Rabu.

Jokowi, begitu presiden disapa, mendesak Biden untuk mengambil langkah-langkah mengakhiri perang Israel dengan Hamas.

“Indonesia meminta AS berbuat lebih banyak untuk menghentikan kekejaman di Gaza. Gencatan senjata adalah suatu keharusan demi kemanusiaan,” kata Widodo di Ruang Oval pada awal pembicaraan dengan presiden AS.

Indonesia, negara kepulauan dengan populasi 270 juta jiwa, adalah negara mayoritas Muslim terbesar. Banyak umat Islam yang marah atas dukungan Biden terhadap Israel setelah militan Hamas membunuh sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 200 orang pada 7 Oktober, menurut para pejabat Israel. Para pejabat Palestina mengatakan serangan Israel telah menewaskan lebih dari 11.000 warga Gaza.

“Presiden akan meminta Indonesia untuk memainkan peran yang lebih besar dan membantu kami,” di Timur Tengah, kata seorang pejabat AS, tanpa menjelaskan lebih jauh apa dampak dari perluasan peran tersebut.

Seperti beberapa negara tetangganya di Asia Tenggara, Indonesia memiliki hubungan erat secara ekonomi dengan Tiongkok dalam menghadapi sengketa wilayah dengan negara tetangganya yang lebih besar dan ingin menghindari terjebak di tengah-tengah hubungan Washington-Beijing yang bermusuhan.

Jakarta dan Washington secara resmi meningkatkan hubungan ke tingkat diplomatik tertinggi sebagai bagian dari pertemuan para pemimpin.

Kedua pemimpin tersebut diperkirakan akan membahas upaya diplomatik Indonesia untuk menyelesaikan konflik di Myanmar, di mana militer mengambil alih kekuasaan melalui kudeta tahun 2021 dan terlibat dalam bentrokan dengan aliansi pemberontak, kata salah satu pejabat.

“Ini akan segera menjadi waktu bagi kita untuk memikirkan langkah-langkah kita selanjutnya bersama-sama untuk menghadapi situasi yang tidak dapat dipertahankan ini,” kata orang tersebut.

Amerika Serikat dan Indonesia menyetujui kerja sama baru di bidang pertahanan termasuk keamanan siber, luar angkasa, latihan gabungan, dan ancaman nuklir, kata Gedung Putih. Mengenai iklim, mereka menyepakati upaya untuk mendukung jaringan listrik dan meningkatkan kualitas udara.

Reuters melaporkan pada hari Minggu bahwa kedua negara berupaya untuk memajukan kemitraan mineral potensial yang berfokus pada nikel logam baterai kendaraan listrik (EV), mengutip tiga orang yang mengetahui langsung percakapan tersebut.

Namun pemerintahan Biden masih mengkhawatirkan standar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) di Indonesia dan sedang mengkaji bagaimana kesepakatan tersebut bisa berhasil. Kedua belah pihak akan mengungkap rencana yang akan mempersiapkan negara-negara tersebut untuk melakukan negosiasi mengenai masalah ini, kata salah satu pejabat AS.

Gedung Putih mengatakan pada hari Senin bahwa Biden akan mengumumkan nota kesepahaman (MOU) antara kedua belah pihak mengenai pengembangan energi dan mineral berkelanjutan.

Jokowi, yang pertama kali terpilih pada tahun 2014, secara konstitusional diwajibkan untuk meninggalkan jabatannya tahun depan setelah menjabat maksimal dua periode.