• News

Berkunjung Lagi, Blinken Tetap Bela Israel tapi Minta Minimalkan Korban Sipil

| Kamis, 02/11/2023 19:05 WIB

Berkunjung Lagi, Blinken Tetap Bela Israel tapi Minta Minimalkan Korban Sipil Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara kepada awak media di Ruang Perjanjian Departemen Luar Negeri di Washington, AS, 12 Juni 2023. Foto: Reuters

WASHINGTON - Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken akan mengunjungi Israel pada hari Jumat untuk menyuarakan solidaritas atas pembalasannya terhadap Hamas di Gaza. Dia juga akan menegaskan kembali perlunya meminimalkan korban sipil Palestina, kata juru bicaranya pada hari Rabu.

Kunjungan Blinken, termasuk singgah di Yordania, merupakan lawatan keduanya ke Timur Tengah dalam waktu kurang dari sebulan.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller mengatakan Blinken akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan pejabat senior lainnya dan menerima informasi terkini tentang tujuan militer Israel dan rencananya untuk mencapai tujuan tersebut.

“Dia akan menegaskan kembali dukungan AS terhadap hak Israel untuk mempertahankan diri sesuai dengan hukum kemanusiaan internasional, dan membahas perlunya mengambil semua tindakan pencegahan untuk meminimalkan korban sipil, serta upaya kami untuk memberikan bantuan kemanusiaan,” kata Miller kepada wartawan.

Israel mengirim pasukan darat ke Gaza yang dikuasai Hamas akhir pekan lalu setelah berminggu-minggu serangan udara dan artileri untuk membalas serangan mendadak Hamas yang menurut Israel 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dan 240 orang disandera.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan setidaknya 8.796 warga Palestina di daerah kantong pantai yang sempit, termasuk 3.648 anak-anak, telah tewas akibat serangan Israel sejak 7 Oktober.

Blinken, yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dan merupakan diplomat utama Presiden Joe Biden, juga akan membahas opsi mengenai siapa yang akan menjalankan wilayah kantong padat penduduk tersebut jika dan ketika Hamas, kelompok militan Islam Palestina, dikalahkan.

Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan pada hari Rabu bahwa Washington tidak percaya Hamas dapat terlibat dalam pemerintahan Gaza ketika perang selesai.

Di Yordania, Blinken akan menggarisbawahi pentingnya melindungi kehidupan warga sipil dan menegaskan kembali komitmen AS untuk memastikan warga Palestina tidak diusir secara paksa dari Gaza, sebuah kekhawatiran yang semakin meningkat di dunia Arab, kata Miller.

Dia akan melakukan pembicaraan yang dipimpin oleh Mesir dan Qatar mengenai pembebasan lebih dari 200 sandera yang ditahan oleh Hamas, kata Miller.

Sumber diplomatik Turki mengatakan Blinken juga akan mengunjungi Turki tetapi Miller tidak mengonfirmasi kunjungan tambahan tersebut. “Kami akan membuat pengumuman lebih lanjut karena sudah tersedia dalam beberapa hari mendatang,” tambahnya.

Blinken dijadwalkan meninggalkan Washington pada hari Kamis.

Perjalanan terakhirnya ke wilayah tersebut yang dimulai pada 11 Oktober awalnya diumumkan sebagai kunjungan ke Israel dan Yordania, namun kemudian diperluas hingga mencakup lima negara Arab lainnya, yang akhirnya menjadi perjalanannya yang paling luas ke wilayah tersebut.

Perhentian tambahan sering kali diumumkan dalam waktu singkat selama perjalanan angin puyuh selama seminggu.