Asap mengepul dari desa Dhayra setelah penembakan Israel dekat perbatasan dengan Israel, Lebanon selatan, 11 Oktober 2023. Foto: Reuters
BEIRUT - Militer Israel mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menghentikan rudal permukaan-ke-udara yang ditembakkan dari Lebanon ke salah satu pesawat tak berawaknya, dan pihak berwenang Lebanon mengeluarkan panduan pencegahan jika mereka harus mengevakuasi bandara Beirut saat ketegangan perbatasan meningkat.
Pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL mengatakan markas besarnya di dekat kota pesisir Naqoura di Lebanon rusak akibat peluru yang mendarat di dalam pangkalan tersebut.
“Untungnya, serangan itu tidak meledak dan tidak ada yang terluka,” kata juru bicara UNIFIL Andrea Tenenti, seraya menambahkan bahwa UNIFIL sedang menyelidiki asal mula serangan tersebut dan berupaya meredakan ketegangan.
Tentara Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon telah saling baku tembak setiap hari sejak dimulainya konflik Gaza tiga minggu lalu.
Ini adalah gejolak terbesar di perbatasan Lebanon-Israel sejak kedua belah pihak berperang pada tahun 2006.
Pada konflik tahun 2006, landasan pacu di Bandara Internasional Beirut Rafic Hariri, di pinggiran selatan ibu kota Lebanon, terkena serangan udara Israel, bersama dengan infrastruktur Lebanon lainnya. Bandara ditutup pada saat itu.
Ketika ketegangan kembali meningkat, pihak berwenang Lebanon mengeluarkan panduan pencegahan untuk mengevakuasi bandara dan instalasi di sekitarnya jika terjadi keadaan darurat. Namun panduan tersebut tidak menunjukkan adanya ancaman terhadap situs tersebut.
Konflik di Gaza, di mana Israel meningkatkan serangan daratnya, telah menimbulkan kekhawatiran bahwa pertempuran dapat meluas lebih luas di wilayah tersebut, termasuk di perbatasan Lebanon.
Militer Israel mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah “menggagalkan rudal permukaan-ke-udara yang ditembakkan dari Lebanon” terhadap kendaraan udara tak berawak (UAV) Israel. Dikatakan bahwa militer telah merespons dengan “menyerang sumber tembakan rudal”.
Ia juga mengatakan salah satu drone miliknya telah menyerang “sel teroris” di Lebanon yang mencoba meluncurkan rudal anti-tank ke Israel.
Televisi Al-Manar Lebanon, yang dijalankan oleh Hizbullah, mengatakan Israel telah menembaki beberapa daerah di sepanjang wilayah barat perbatasan, termasuk di sekitar Naqoura dan daerah sekitar Dhayra.
Hizbullah mengatakan, hingga Jumat, 47 pejuangnya tewas dalam bentrokan di sepanjang perbatasan.
Tentara Israel mengatakan awal pekan ini tujuh tentaranya telah tewas sejak 7 Oktober, ketika kelompok Palestina Hamas – yang merupakan sekutu Hizbullah – melancarkan serangan mematikan di tanah Israel dan Israel membalasnya dengan serangan besar-besaran di Gaza.
Sumber sebelumnya mengatakan serangan Hizbullah terhadap Israel dirancang untuk mempertahankan pendudukan tentara Israel tanpa memicu perang besar. Israel mengatakan pihaknya tidak berminat melancarkan perang dan jika Hizbullah dikekang maka status quo akan tetap dipertahankan.