• News

Bentrokan Perbatasan Lebanon Meningkat, Israel Perluas Cakupan Evakuasi

| Senin, 23/10/2023 18:05 WIB

Bentrokan Perbatasan Lebanon Meningkat, Israel Perluas Cakupan Evakuasi Seorang wanita berdiri dengan tas berisi barang-barang pribadinya sebelum dievakuasi dekat dengan Lebanon, di Israel utara, 20 Oktober 2023. Foto: Reuters

JERUSALEM - Israel memperluas rencana evakuasi masyarakat di front utara dengan Lebanon pada Minggu ketika bentrokan lintas batas dengan pejuang dari kelompok Hizbullah Lebanon semakin meningkat sejak perang di Gaza meletus lebih dari dua minggu lalu.

Setelah pekan lalu memberlakukan rencana untuk memindahkan penduduk dari 28 desa di daerah perbatasan, dan kota terdekat Kiryat Shmona, dengan akomodasi sementara yang didanai negara, Kementerian Pertahanan mengatakan pihaknya menambahkan 14 komunitas ke dalam daftar.

Hizbullah dan Israel telah saling baku tembak di perbatasan dengan frekuensi yang semakin meningkat sejak kelompok Palestina Hamas melancarkan serangan mematikan terhadap Israel pada 7 Oktober dan Israel membalasnya dengan serangan udara intensif di Gaza.

Hizbullah pada hari Minggu mengumumkan kematian enam pejuangnya, sehingga menambah jumlah anggotanya yang terbunuh menjadi 26 orang sejak 7 Oktober, yang merupakan peningkatan kekerasan terburuk di sepanjang perbatasan sejak Israel dan kelompok yang didukung Iran berperang pada tahun 2006.

Sumber keamanan Lebanon mengatakan 11 pejuang kelompok Palestina di Lebanon, yang bersekutu dengan Hizbullah, tewas di daerah perbatasan, bersama empat warga sipil.

Setidaknya lima tentara Israel dan satu warga sipil tewas di sisi perbatasan Israel, berdasarkan laporan militer Israel.

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah belum berbicara secara terbuka mengenai eskalasi tersebut, namun anggota parlemen Hizbullah Hassan Fadlallah mengatakan pada hari Minggu bahwa pemimpin kelompok tersebut memantau dengan cermat perkembangan dan mengarahkan komandan dalam pertempuran.

Militer Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka menyerang beberapa sasaran Hizbullah di Lebanon semalam, termasuk apa yang mereka gambarkan sebagai sebuah kompleks tempat sebuah rudal ditembakkan ke salah satu drone mereka. Pihaknya tidak memberikan lokasi untuk situs tersebut.

Dalam insiden berikutnya, pasukan Israel menyerang tiga kelompok pejuang yang meluncurkan atau bersiap meluncurkan rudal anti-lapis baja melintasi perbatasan, kata militer, seraya menambahkan bahwa pihaknya juga menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak yang mendekat dari dalam Lebanon.

Saluran TV yang dikelola Hizbullah, Al-Manar, melaporkan pemboman Israel di sekitar Aalma Shaab dan sekitarnya, yang terletak di sebelah barat perbatasan, dan juga di sekitar Aitaroun di timur.

Daerah di sekitar kota Hula di Lebanon, di seberang Kiryat Shmona di Israel, juga menghadapi pemboman Israel, Al-Manar melaporkan. Distrik Hula telah menjadi fokus utama serangan dan serangan balik dalam beberapa hari terakhir.

Sumber sebelumnya mengatakan serangan Hizbullah terhadap Israel dirancang untuk mempertahankan pendudukan tentara Israel tanpa memicu perang besar. Israel mengatakan pihaknya tidak berminat melancarkan perang dan jika Hizbullah dikekang maka status quo akan tetap dipertahankan.

Namun meningkatnya ketegangan telah menimbulkan kekhawatiran di wilayah tersebut dan sekitarnya mengenai risiko konflik yang lebih luas, ketika Israel sedang mempersiapkan serangan darat ke Gaza.