Sepultura
JAKARTA - Musisi rock dunia melanjutkan tugas sejarah untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik. Lewat lengkingan beat-beat cadas mereka melawan segala bentuk perusakan alam.
Bukan hanya tema lagu, perlawanan juga disampaikan melalui konser ramah lingkungan. Bahkan, seperti dilansir www.anekagaya.com ada pula grup rock yang menyumbangkan uang penghargaan kepada organisasi pembela.lingkungan.
Berikut grup musik rock yang menyuarakan perjuangan menyelamatkan alam:
1. King Gizzard & The Lizard Wizard
Band metal asal.Auatralia ini
memenangkan Penghargaan Musik Lingkungan karena menginspirasi tindakan terhadap iklim dan konservasi. Di samping itu telah “menggerakkan miliaran orang dari sikap apatis ke tindakan.”
Lagu King Gizzard & The Lizard Wizard tahun 2020 “Jika Bukan Sekarang, Lalu Kapan?” dan video musik yang menyertainya meraih penghargaan tersebut. Lagu yang ditulis setelah kebakaran hutan Black Summer tahun 2019 di Australia, memuat lirik; "kalau bukan sekarang, lalu kapan lagi? Kapan hutan hampir musnah? Kapan ozon berlubang? Kapan lebah punah?"
Band ini mengatakan akan mendonasikan kemenangannya sebesar AU$20.000 kepada organisasi perlindungan alam The Wilderness Society.
2. Sepultura
Band metal Brasil ini telah merilis lagu yang membahas masalah lingkungan di Brasil. Beberapa masalah yang diangkat seperti penggundulan hutan
dan perubahan iklim.
Grup rock beraliran heavy metal ini, bahkan membuat lagu "Ambush", sebagai penghormatan kepada aktivis lingkungan yang terbunuh, Chico Mendes.
3. Metallica
Metallica mewarnai perjalanan musiknya di tengah kuatnya genre heavy metal, yang menyuarakan isu lingkungan. Serangan nuklir menjadi sumber inspirasi grup yang lahir di Los Angeles pada 1981 ini.
Pada 1988, grup musik cadas yang dibentuk oleh James Hetfield dan Lars Ulrich ini lmengeksplorasi tema serangan nuklir melalui lagu Blackened.
4. Cattie Drvapitation
Grup deathgrind asal Amerika ini menjadikan isu lingkungan sebagai bagian integral dari musik dan citra mereka. Isu perubahan iklim dan kepunahan kontemporer berhasil.dieksplorasi dalam album The Anthropocene Eztinction (2015).
5. The 1975
Grup musik pop rock The 1975 telah membuat langkah besar dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi industri musik. Mereka mengadakan tur musik secara berkelanjutan, dengan berkolaborasi bersama organisasi lingkungan REVERB.
Selain itu, mereka menyediakan merchandise ramah lingkungan yang terbuat dari bahan-bahan daur ulang untuk penggemar.
Jalan masuk penyelamatan lingkungan bisa lewat pintu mana saja. termasuk lengkingan lagu-lagu rock.