Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi
JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi menyatakan, Indonesia menjadi andalan negara-negara ASEAN di bidang pangan. Indonesia dinilai memiliki komoditas pangan yang lebih baik.
“Kalau di kawasan ASEAN, harusnya kita yang diandalkan soal pangan,” kata Arief usai menjadi pembicara dalam kegiatan ASEAN Business & Investment Summit 2023 di Jakarta, Minggu (3/9/2023).
Menurut Arief Indonesia memiliki komoditas pangan yang lebih melimpah bila dibandingkan dengan negara-negara ASEAN. Terkait hal ini,
Indonesia bersama Vietnam dan Thailand telah menguatkan kerja sama pangan regional antarnegara ASEAN. Ke depan, Myanmar kemungkinan akan turut berpartisipasi dalam kerja sama pangan regional.
Kendati demikian, di antara negara-negara tersebut, Indonesia memiliki komoditas pangan yang lebih baik.
“Pangan di Thailand dan Vietnam memang surplus, tapi produksinya masih di bawah kita. Kalau Indonesia itu sudah masuk top 4, bersama China, India, dan Bangladesh,” ujar Arief.
Sementara itu, Arief menambahkan, Indonesia telah menyiapkan beberapa penanganan persoalan, misalnya soal isu ketahanan pangan.
Dalam konteks tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran yang cukup kuat untuk ketahanan pangan tahun depan, yakni sebesar Rp108,8 triliun yang tercantum pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024.
Dana tersebut disalurkan melalui belanja pemerintah pusat sebesar Rp89,6 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp19,2 triliun.
Meski tak seluruh dana disalurkan melalui Kementerian Pertanian, sambung Arief, namun berbagai kementerian turut dilibatkan dalam upaya ketahanan pangan, termasuk dari segi infrastruktur, bantuan sosial dan pangan, cadangan pangan, hingga bunga dana murah.
“Itu sudah dianggarkan semua, tinggal eksekusi,” ujar Arief.
Diketahui, ketahanan pangan menjadi salah satu isu yang dibahas pada Pertemuan Ke-10 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (AFMGM). Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral ASEAN berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi sektor keuangan untuk mendongkrak ketahanan pangan di kawasan.