Ketua DPP PPP, Ahmad Baidowi
JAKARTA - Ketua DPP PPP Ahmad Baidowi merespon pernyataan sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya soal penunjukan sepihak Ketum PKB Muhaimin Iskandar jadi cawapres Anies Baswedan. Awiek sapaan akrabnya mengatakan penunjukan ini membuka peluang besar bagi Sandiaga Uno untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Awiek sendiri akan segera mengajak Demokrat dan PKS untuk bergabung ke koalisinya bersama PDI Perjuangan untuk memenangkan Ganjar di Pilpres 2024.
"Dengan komposisi seperti itu, peluang Pak Sandiaga Uno di Pak Ganjar semakin terbuka dan kami mengajak Demokrat dan PKS bergabung dengan Ganjar, pendukung Ganjar," kata Awiek.
Terkait hal tersebut, Awiek akan segera menjadwalkan pertemuan dengan Demokrat dan PKS dalam waktu dekat.
"Ya ada rencana (bertemu) sesama bappilu, mau koordinasi saling silaturahmi satu sama lain," ujarnya.
Meski demikian, Awiek belum bisa memastikan kapan pertemuan PPP dengan Demokrat dan PKS akan terlaksana. Yang penting bagi Awiek, rencana menyatukan Demokrat dan PKS ke koalisi PDIP akan tetap menjadi fokus utamanya.
"Tetapi jadwalnya belum ya, ada rencana untuk menjajaki kemungkinan-kemungkinan kita berkoalisi gitu mengajak ke koalisi yang besar," lanjutnya.
Partai Demokrat sebelumnya buka suara soal pertemuan Anies Baswedan, bakal capres yang didukungnya, dengan ibunda Ketua Umum PKB Cak Imin. Demokrat menyebut persetujuan itu diambil sepihak oleh Ketum Partai NasDem Surya Paloh.
"Kemarin, 30 Agustus 2023, kami mendapatkan informasi dari Sudirman Said, mewakili capres Anies Baswedan, bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai NasDem dan PKB, untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar," kata Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya dalam keterangannya, Kamis (31/8).
"Persetujuan ini dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketum NasDem, Surya Paloh," imbuhnya.