• Info MPR

Yandri Susanto Apresiasi Kesti TTKKDH Jadikan Tjimande Mendunia

Agus Mughni Muttaqin | Senin, 31/07/2023 09:08 WIB
Yandri Susanto Apresiasi Kesti TTKKDH Jadikan Tjimande Mendunia Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto dalam acara Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah DPW Kesti TTKKDH Provinsi Banten di Hotel Horison Ultima Serang, Minggu (30/7). (Foto: Humas MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto mengapresiasi konsistensi pengurus Kebudayaan Seni Silat dan Tari Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) menjaga dan melestarikan kebudayaan lokal di tengah maraknya inflitrasi budaya asing.

Yandri mengatakan, dengan anggota sebanyak 6 juta orang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia bahkan sampai ke mancanegara, membuktikan bahwa organisasi ini berhasil melestarikan kebudayaan asli Banten di tengah-tengah masyarakat.

"Kesti TTKKDH sangat konsisten menjaga dan melestarikan budaya Tjimande kepada masyarakat di tengah maraknya pengaruh budaya asing ke Indonesia. Kebudayaan lokal asli Banten ini tersebar ke berbagai wilayah Indonesia bahkan sampai ke mancanegara," ujar yandri pada acara Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah DPW Kesti TTKKDH Provinsi Banten di Hotel Horison Ultima Serang, Minggu (30/7).

Upya pelestarian budaya yang dilakukan Kesti TTKKDH, kata Yandri, merupakan penerapan dari Pasal 32 UUD NRI Tahun 1945. Di mana negara memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.

Menurut Yandri, pengurus Kesti TTKKDH sudah melaksanakan amanat ketentuan konstitusi dengan turut serta menjaga dan melestarikan budaya lokal Tjimande serta memperkenalkannya ke berbagai wilayah Indonesia serta mancanegara.

"Saya berharap Kesti TTKKDH dapat membawa budaya tjimande mendunia. Dengan anggota yang tersebar sampai ke mancanegara, budaya asli banten ini dapat diperkenalkan ke negara-negara lain," ujar anggota DPR asal Dapil Banten II ini.

"Pembentukan karakter, budi pekerti dan disiplin juga ditanamkan bagi para anggota Kesti TTKKDH. Karena kedisiplinan menjadi dasar bagi para anggota untuk belajar seni silat tjimande yang diwariskan secara turun temurun," imbuh Yandri.

Yandri menilai sebagai organisasi yang fokus pada pembinaan seni silat dan pembentukan budi pekerti anggotanya, keluarga Kesti TTKKDH sangat menjaga tradisi yang diwariskan oleh para kasepuhan Tjimande.

"Kelid, tari kolot, urutan, golempangan dan keceran sebagai seni budaya yang sudah ada ratusan tahun lalu tetap terjaga kelestariannya sampai hari ini sebagai bukti para penerusnya menjaga tradisi," tutup Yandri.