Direktur Kantor Komisi Luar Negeri Pusat China Wang Yi di Budapest, Hongaria, 20 Februari 2023. Foto: Reuters
JAKARTA - China mencopot Menteri Luar Negeri Qin Gang dari jabatannya pada Selasa setelah absen satu bulan dari tugas publik. Dia digantikan oleh pendahulunya Wang Yi, kata media pemerintah, setelah berminggu-minggu spekulasi tentang apa yang terjadi padanya.
Qin, 57, yang baru mulai bekerja pada Desember setelah bertugas singkat sebagai utusan ke Amerika Serikat, tidak terlihat di depan umum sejak 25 Juni ketika dia bertemu dengan para diplomat yang berkunjung di Beijing.
Setelah dia melewatkan pertemuan puncak diplomatik internasional di Indonesia, kementeriannya kemudian mengatakan dia tidak bekerja karena alasan kesehatan yang tidak ditentukan, tetapi kurangnya informasi rinci memicu spekulasi.
Itu juga memperdalam kecurigaan tentang transparansi dan pengambilan keputusan di antara para pemimpin negara yang tertutup, kata para analis dan diplomat.
Wang, 69, yang menggantikan Qin selama ketidakhadirannya, merebut kembali peran yang dipegangnya antara 2018 dan 2022.
Kementerian luar negeri China tidak menanggapi permintaan komentar tentang alasan di balik peralihan tersebut.
Itu terjadi di tengah kesibukan keterlibatan internasional dan hubungan yang rusak dengan negara adidaya saingannya, Amerika Serikat, yang digambarkan Beijing sebagai titik terendah sejak pembentukan hubungan diplomatik.
Dua ekonomi terbesar dunia berselisih mengenai masalah termasuk Ukraina dan hubungan dekat Beijing dengan Moskow, perselisihan perdagangan dan teknologi, dan Taiwan, pulau yang demokratis dan berpemerintahan sendiri yang diklaim Beijing sebagai miliknya.