Serangan Rusia di Lviv, Warga Ukraina Berduka atas Kematian Ibu dan Anak (FOTO: REUTERS)
JAKARTA - Warga Ukraina di kota barat Lviv menghadiri upacara pemakaman ibu dan putrinya yang tewas dalam serangan misil Rusia di sebuah blok apartemen perumahan.
Myroslava Sadova dan Anastasia Seniv termasuk di antara 10 orang yang tewas pada hari Kamis (6/7/2023), menurut Layanan Darurat Negara Ukraina.
Serangan itu adalah salah satu yang terbesar di kota itu, yang relatif damai karena lokasinya sekitar 70 kilometer (kira-kira 43 mil) dari perbatasan NATO dan UE.
Pejuang Wagner Siap Pindah ke Belarusia
Pejuang Wagner bersiap untuk pindah ke Belarusia, kata komandan Pejuang bayaran dari kelompok Wagner pimpinan Yevgeny Prigozhin.
Mereka sedang bersiap untuk pindah ke Belarus berdasarkan ketentuan kesepakatan yang meredakan pemberontakan mereka terhadap kepemimpinan militer Rusia, kata seorang komandan senior kelompok tersebut.
Anton Yelizarov, yang nom de guerre-nya adalah "Lotus", dikutip oleh sebuah saluran di aplikasi perpesanan Telegram mengatakan para pejuang sekarang sedang berlibur hingga awal Agustus, atas perintah Prigozhin, sebelum pindah ke Belarusia.
“Kami harus menyiapkan pangkalan, tempat pelatihan, berkoordinasi dengan pemerintah dan administrasi lokal, mengatur interaksi dengan lembaga penegak hukum Belarusia dan membangun logistik,” katanya dikutip oleh saluran “Yevgeny Prigozhin di Telegram”.
Sejak pemberontakan 23-24 Juni, di mana pejuang Wagner secara singkat merebut kota Rusia selatan dan berbaris menuju Moskow, keberadaan Prigozhin dan tentara bayarannya tidak jelas.
Pasukan tersebut berperan penting dalam perang Kremlin, khususnya di sektor garis depan yang dekat dengan Bakhmut di Ukraina timur.
Korban Tewas di Lyman Naik Jadi Delapan
Delapan orang tewas dan 13 lainnya cedera di Lyman, Ukraina timur, setelah kota itu diserang roket Rusia, kata kementerian dalam negeri Ukraina.
“Sejauh ini kami tahu sekitar 8 orang tewas… Jumlah korban luka meningkat menjadi 13 orang,” kata kementerian itu di media sosial.
Pavlo Kyrylenko, gubernur wilayah Donetsk tempat Lyman berada, mengatakan "sekitar pukul 10:00 [07:00 GMT], Rusia menyerang kota itu dengan beberapa peluncur roket".
Lyman, pusat kereta api utama, awalnya direbut oleh pasukan Rusia tetapi kemudian direbut kembali oleh tentara Ukraina pada bulan Oktober. (*)