• News

Ukraina Tabrak Jembatan Rute Pasokan Rusia di Semenanjung Krimea

| Jum'at, 23/06/2023 14:02 WIB

Ukraina Tabrak Jembatan Rute Pasokan Rusia di Semenanjung Krimea Foto jembatan Chonhar yang menghubungkan bagian wilayah Kherson Ukraina yang dikuasai Rusia ke semenanjung Krimea, rusak. Gambar dirilis pada 22 Juni 2023 via Reuters.

JAKARTA - Rudal Ukraina pada Kamis menghantam salah satu dari sedikit jembatan yang menghubungkan Semenanjung Krimea dengan daratan Ukraina, kata pejabat yang ditunjuk Rusia, memotong salah satu rute pasokan utama untuk pasukan pendudukan Rusia di Ukraina selatan.

Sementara itu di front timur, pasukan Ukraina menahan pasukan Rusia dan tidak mengizinkan "satu meter pun" kemajuan Rusia, kata Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar di aplikasi Telegram pada hari Kamis.

Dia menambahkan pasukan Ukraina di front selatan, di mana beberapa desa direbut kembali minggu lalu, "secara bertahap bergerak maju. Kami telah mencapai sebagian keberhasilan. Kami memukul mundur musuh dan meratakan garis depan".

Ukraina menyerang jalur pasokan Rusia untuk mengganggu pertahanan Moskow atas wilayah pendudukan di selatan, di mana Kyiv berada pada tahap awal serangan balasan yang paling ambisius dalam perang yang telah berlangsung selama 16 bulan.

Kyiv mengatakan sejauh ini telah merebut kembali delapan desa, tetapi belum mengerahkan sebagian besar pasukannya untuk berperang dan pasukannya belum mencapai garis pertahanan utama Rusia.

Vladimir Saldo, kepala administrasi yang dipasang Rusia di provinsi Kherson yang diduduki, merilis video dirinya di jembatan jalan Chonhar, tempat kawah meledak melalui aspal.

"Tindakan tidak berarti lainnya yang dilakukan oleh rezim Kyiv atas perintah dari London. Itu tidak menyelesaikan apapun sejauh menyangkut operasi militer khusus," katanya, berjanji untuk memperbaiki jembatan dan memulihkan lalu lintas. Ukraina tidak mengklaim bertanggung jawab atas serangan jembatan itu.

Jembatan itu adalah salah satu dari segelintir jalan akses ke Krimea, yang dihubungkan oleh tanah genting sempit ke daratan Ukraina.

Rute alternatif membutuhkan jalan memutar selama berjam-jam di jalan yang kondisinya buruk. Kantor baru RIA Rusia mengutip pejabat transportasi yang dipasang di Rusia mengatakan perbaikan jembatan bisa memakan waktu berminggu-minggu.

Jembatan itu berada di luar jangkauan roket medan perang yang telah digunakan Ukraina selama setahun, tetapi dalam jangkauan senjata yang baru dikerahkan seperti rudal jelajah yang diluncurkan udara Inggris dan Prancis, memungkinkan Kyiv untuk mencapai rute logistik yang dianggap aman oleh Rusia beberapa minggu lalu.

Serangan itu merupakan "pukulan terhadap logistik militer penjajah", kata Yuriy Sobolevsky, seorang pejabat Ukraina di badan pemerintahan untuk wilayah Kherson.

"Tidak ada tempat di wilayah wilayah Kherson di mana mereka bisa merasa aman," katanya.

Penyelidik Rusia mengatakan empat rudal ditembakkan oleh pasukan Ukraina di jembatan itu, lapor kantor berita RIA. Ia mengutip juru bicara penyelidik militer yang mengatakan tanda pada satu rudal menunjukkan bahwa itu dibuat di Prancis.

Maliar dari Ukraina mengatakan pertempuran di sektor Lyman, di utara wilayah Donetsk, adalah "yang paling sulit".

Di selatan, pasukan Ukraina melanjutkan serangan mereka yang ditujukan untuk bergerak menuju kota Melitopol di wilayah Zaporizhzhia dan pelabuhan Berdiansk di Laut Azov, katanya.

Rusia mengatakan telah menangkis serangan balik Ukraina dan menimbulkan banyak korban, yang dibantah oleh Ukraina.

Kepala tentara bayaran Rusia Yevgeny Prigozhin menuduh para pemimpin militer Rusia berbohong kepada Presiden Vladimir Putin dan rakyat Rusia tentang tingkat kerugian dan kemunduran Rusia di Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy telah mengakui bahwa kemajuan sejauh ini lambat, tetapi mengatakan pasukannya bergerak maju dengan hati-hati ke daerah yang memiliki banyak ranjau dan pertahanan yang baik untuk meminimalkan kerugian.

Zelenskiy pada hari Kamis menuduh Rusia merencanakan serangan teroris di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, yang berada di wilayah yang dikuasai Rusia di dekat garis depan. Moskow membantah rencana semacam itu.

Dalam pernyataan video di Telegram, presiden Ukraina mengatakan Moskow telah menyiapkan serangan yang akan melepaskan radiasi dari pembangkit tersebut tetapi tidak memberikan bukti.

Zelenskiy juga mengklaim dalam pidato video malamnya bahwa Rusia telah membentuk tim untuk mengumpulkan dan menyembunyikan mayat orang yang tewas dalam runtuhnya bendungan Kakhovka bulan ini di Ukraina selatan. Ukraina dan Rusia saling menuduh berada di balik jebolnya bendungan.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memanggil Rusia pada hari Kamis untuk membunuh 136 anak-anak di Ukraina pada tahun 2022, menambahkan angkatan bersenjatanya ke daftar global pelanggar, menurut sebuah laporan Dewan Keamanan PBB yang dilihat oleh Reuters tentang anak-anak dan konflik bersenjata.

Rusia membantah menargetkan warga sipil sejak menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022.

Di London, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan dia yakin Ukraina akan menerima $6,5 miliar yang dibutuhkannya tahun ini untuk rekonstruksi cepatnya dari janji yang dibuat pada konferensi yang ditutup pada hari Kamis.