• News

China Tegur Angkatan Laut AS dan Kanada karena Transit di Selat Taiwan

| Senin, 05/06/2023 11:01 WIB

China Tegur Angkatan Laut AS dan Kanada karena Transit di Selat Taiwan Sebuah kapal penangkap ikan Tiongkok berlayar melintasi Selat Taiwan dekat Pulau Niushan, lepas Pulau Pingtan, provinsi Fujian, Tiongkok, 9 April 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Militer China menegur Amerika Serikat dan Kanada karena "sengaja memprovokasi risiko" setelah angkatan laut negara-negara tersebut melakukan pelayaran bersama yang jarang terjadi melalui Selat Taiwan yang sensitif.

Armada ke-7 Angkatan Laut AS mengatakan kapal perusak berpeluru kendali USS Chung-Hoon dan HMCS Montreal Kanada melakukan transit "rutin" di selat itu pada Sabtu "melalui perairan di mana kebebasan navigasi dan penerbangan di laut lepas berlaku sesuai dengan hukum internasional".

"Transit bilateral Chung-Hoon dan Montreal melalui Selat Taiwan menunjukkan komitmen Amerika Serikat dan sekutu serta mitra kami terhadap Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," katanya dalam sebuah pernyataan.

Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China mengatakan pasukannya memantau seluruh kapal dan "menangani" situasi sesuai dengan hukum dan peraturan.

"Negara-negara yang bersangkutan dengan sengaja menciptakan insiden di wilayah Selat Taiwan, dengan sengaja memprovokasi risiko, merusak perdamaian dan stabilitas regional, dan mengirimkan sinyal yang salah kepada pasukan `kemerdekaan Taiwan`," katanya Sabtu malam.

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan kedua kapal itu berlayar ke arah utara melalui selat itu dan tidak melihat ada yang aneh.

Sementara kapal perang AS transit di selat itu sebulan sekali, tidak biasa bagi mereka untuk melakukannya dengan kapal sekutu AS lainnya.

Misi tersebut berlangsung saat kepala pertahanan AS dan China menghadiri pertemuan keamanan regional utama di Singapura.

Pada acara itu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menegur China karena menolak mengadakan pembicaraan militer, membuat negara adidaya itu menemui jalan buntu terkait Taiwan dan sengketa teritorial di Laut China Selatan.

Tidak ada tanggapan langsung terhadap pelayaran tersebut dari militer China, yang secara rutin mengecam mereka sebagai upaya AS untuk membangkitkan ketegangan.

Misi AS-Kanada terakhir yang diungkapkan secara publik di selat sempit itu terjadi pada bulan September.

China telah meningkatkan tekanan militer dan politik dalam upaya untuk memaksa Taiwan menerima klaim kedaulatan Beijing, yang ditolak keras oleh pemerintah di Taipei.