Gandum ditempatkan pada bendera Ukraina dan Rusia dalam ilustrasi gambar ini diambil 9 Mei 2022. Foto: Reuters
JAKARTA - Pemerintah Uni Eropa pada Jumat sepakat untuk memperpanjang satu tahun penangguhan bea masuk dan kuota impor dari Ukraina untuk membantu perekonomiannya selama perang dengan Rusia.
Swedia, yang memegang jabatan kepresidenan UE bergilir selama enam bulan, mengatakan duta besar UE telah menyetujui perpanjangan itu pada pertemuan pada hari Jumat. Uni Eropa mencabut tarif untuk 12 bulan pertama pada Juni 2022.
Penangguhan semua bea telah menyebabkan keluhan dari kelompok tani, yang berpuncak pada Polandia dan Hongaria yang melarang beberapa impor biji-bijian Ukraina awal bulan ini.
Sebelum invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Ukraina sudah mendapat manfaat dari penghapusan sebagian besar tarif UE, dalam beberapa kasus dengan periode transisi, di bawah perjanjian perdagangan bebas UE-Ukraina yang diterapkan sejak 2016.
Namun, UE tetap mempertahankan tarif dan kuota di bawah perjanjian tersebut pada produk pertanian paling sensitif dari Ukraina seperti daging, susu, gula, dan beberapa sereal.
Komisi Eropa kini telah mengusulkan pembayaran kompensasi kepada petani di lima negara yang berbatasan dengan Ukraina serta mengizinkan negara-negara tersebut untuk melarang penjualan domestik biji-bijian tertentu dari Ukraina, sambil mengizinkan transit mereka untuk diekspor ke tempat lain.
Negara-negara tersebut menjadi jalur transit biji-bijian Ukraina yang tidak dapat diekspor melalui pelabuhan Laut Hitamnya.
Komite perdagangan Parlemen Eropa sangat mendukung penangguhan bea impor untuk satu tahun lagi pada hari Kamis menjelang pemungutan suara majelis penuh pada bulan Mei.