Pangeran Harry Mendadak Muncul di Pengadilan Inggris untuk Kasus Privasi Melawan Daily Mail. (FOTO: GETTY IMAGES)
JAKARTA - Pangeran Harry mendadak hadir di Pengadilan Tinggi Inggris pada Senin pagi (27/3/2023) untuk mendukung klaim privasinya terhadap surat kabar Associated penerbit Daily Mail.
Bangsawan Inggrisyang menerbitkan memoar awal tahun ini, termasuk di antara sekelompok tokoh masyarakat yang menggugat Associated atas apa yang mereka klaim sebagai "penyalahgunaan informasi pribadi."
Selain Pangeran Harry, kelompok itu termasuk Elton John, produser David Furnish, aktor Elizabeth Hurley dan Sadie Frost, mantan politikus Simon Hughes dan juru kampanye Baroness Doreen Lawrence dari Clarendon.
Menegaskan bahwa periode pembatasan telah kedaluwarsa, Associated telah mengajukan permohonan agar kasus tersebut dibatalkan melalui keputusan singkat yang merupakan sidang empat hari minggu ini.
Jika itu gagal, mereka juga telah meminta pengadilan untuk mencoret bagian dari klaim kelompok tersebut, yang menurut mereka bertentangan dengan perintah dari Penyelidikan Leveson (penyelidikan publik yang sudah berlangsung lama tentang praktik pers Inggris.)
Sidang tidak akan membutuhkan bukti lisan, membuat penampilan Pangeran Harry di pengadilan semakin tidak biasa.
Pangeran Harry berubah menjadi produser, yang sekarang tinggal di Montecito bersama istrinya Meghan Markle, muncul dengan semangat yang baik saat dia memasuki jam pengadilan, menolak untuk menjawab pertanyaan wartawan tetapi mengucapkan "selamat pagi".
Sadie Frost, yang saat ini sedang membuat film dokumenter tentang model tahun 60-an Twiggy, juga diyakini hadir di pengadilan hari ini untuk sidang.
Pangeran Harry mengklaim bahwa Associated menyewa penyelidik swasta untuk menyadap mobil dan rumah kelompok tersebut dan menggunakan "sarana dan manipulasi terlarang" untuk mengakses rekening bank dan transaksi keuangan mereka.
Tuduhan lain termasuk membayar polisi dan menyamar sebagai staf rumah sakit untuk mendapatkan informasi.
Associated telah membantah keras klaim tersebut, yang mereka sebut sebagai "fitnah yang tidak masuk akal".
Pangeran Harry masih melawan gugatan lain terhadap Associated atas artikel yang dia klaim memfitnahnya. (*)