Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko di Rusia 17 Februari 2023. Foto: Reuters
JAKARTA - Belarusia, sekutu kecil Rusia yang berbatasan dengan Ukraina, memiliki sebanyak 1,5 juta personel militer potensial di luar angkatan bersenjatanya, kata seorang pejabat senior seperti dikutip pada Sabtu.
Presiden Alexander Lukashenko telah mendukung timpalannya dari Rusia Vladimir Putin dalam perang selama setahun dengan Ukraina. Termasuk dengan membiarkannya menyerang dari wilayah Belarusia dan dengan mengizinkan Rusia untuk melatih pasukan yang baru dimobilisasi di Belarusia.
Lukashenko bulan ini memerintahkan pembentukan pasukan pertahanan teritorial sukarelawan baru hingga 150.000 orang. Dia mengatakan pasukannya akan berperang hanya jika Belarusia diserang.
"Struktur organisasi, bukan Angkatan Bersenjata, akan berjumlah hingga 1,5 juta orang jika terjadi deklarasi darurat militer dan peralihan ekonomi ke mode perang," kata Sekretaris Negara Dewan Keamanan Alexander Volfovich, menurut kantor berita negara bagian BeltA.
Belarus memiliki populasi sekitar 9,3 juta. Tentara profesional negara itu memiliki sekitar 48.000 tentara dan sekitar 12.000 tentara perbatasan negara, menurut Neraca Militer Institut Internasional untuk Studi Strategis 2022.