• Musik

Rilis Single Kid The Revivalist Terinspirasi Amerika Serikat yang Berantakan

| Jum'at, 17/02/2023 11:30 WIB

Rilis Single Kid The Revivalist Terinspirasi Amerika Serikat yang Berantakan Rilis Single Kid The Revivalist Terinspirasi Kondisi Amerika Serikat yang Berantakan. (FOTO: ALYSSE GAFKJEN)

JAKARTA - The Revivalist merilis single "Kid". Lagu ini terinspirasi dengan kondisi negara Amerika Serikat yang berantakan.

Saat itu 6 Januari 2021, dan Zack Feinberg dari The Revivalist merasa baik.

Tidak hanya gitaris dari band rock pemuncak tangga lagu itu yang baru mengetahui bahwa pasangannya mengandung anak kembar, tetapi dia juga tengah menciptakan beberapa musik terbaiknya bersama rekan seband David Shaw.

Hanya ada satu masalah. Negara itu berantakan.

"Kami mulai melihat berita utama," Zack Feinberg (35), memberitahu People tentang hari yang menentukan di mana pasangan itu berada di studio menulis dan merekam sementara Ibukota Amerika Serikat diserang.

"Kami tahu hal gila ini sedang terjadi. Dan saya ingat berpikir, kami tidak bisa membiarkan ini mengalihkan perhatian kami. Mari terus lakukan apa yang kami lakukan karena ini juga penting."

Di satu sisi, perasaan inilah yang secara simbolis mencerminkan perasaan persis yang ditulis Zack Feinberg dan David Shaw tentang hari itu - perasaan bahwa di dunia yang berantakan ini, kita harus memblokir semua gangguan untuk menemukan diri kita yang paling otentik. Dan perasaan inilah yang masuk ke single baru The Revivalist "Kid."

"Ini tentang semangat saat ini dan tidak membiarkan gangguan dari luar atau trauma masa lalu mencuri Anda dari saat ini," jelas Zack Feinberg.

"Apa yang terjadi di dunia pasti memengaruhi seni yang kami buat hari itu."

"Zack dan saya memiliki chemistry yang luar biasa ketika kami menulis lagu bersama," tambah David Shaw (39), yang akan menemani rekan band The Revivalist sekali lagi ke Festival Musik dan Seni Bonnaroo bulan Juni ini.

"Ketika Anda mendengarkan `Kid`, lagu itu dapat berbicara dengan anak batin Anda, anak Anda sendiri, atau siapa pun yang Anda sayangi yang Anda berikan kata-kata penyemangat. Itu dapat berlaku untuk apa pun identitas Anda karena itulah keindahan musik dan penulisan lagu."

Tentu saja, baik David Shaw maupun Zack Feinberg mengakui bahwa hanya beberapa tahun sebelumnya, mereka berdua dapat menemukan diri mereka benar-benar terganggu oleh pergolakan nasional pada hari mereka menulis "Kid".

"Saya pikir usia membantu menavigasi banyak pengalaman kami dengan tangan yang lebih mantap," komentar Zack Feinberg.

"Ketika saya masih muda, jantung saya akan berdebar kencang. Tapi kami saling membantu untuk tetap berada di jalur yang benar."

Memang, pasangan dan rekan band mereka telah lama menemukan tempat perlindungan kreatif satu sama lain sejak The Revivalist muncul di tahun 2015 dengan hit double platinum Billboard Hot 100 mereka "Wish I Knew You."

Sejak itu, band beranggotakan delapan orang ini telah mengumpulkan lebih dari 800 juta streaming berkat hit seperti "Change" dan "All My Friends".

"Sungguh menakjubkan kekuatan musik," kata Zack Feinberg, yang bersama rekan band The Revivalistnya akan merilis album studio kelima mereka "Pour It Out Into The Night" pada Juni mendatang.

"Kami mencoba menggunakan musik kami sebagai kekuatan untuk sesuatu yang positif. Dan saya pikir dengan `Kid,` kami melakukan hal itu. Setiap orang memiliki inner child. Setiap orang adalah bayi pada satu titik yang tidak berdaya. Setiap orang memiliki bayangan tentang hal-hal yang telah mereka lalui. Musik adalah tempat di mana kita pergi untuk memproses hal-hal itu."

Menggunakan musik mereka sebagai kekuatan positif juga berperan dalam hasrat mereka untuk dana payung filantropis mereka, Rev Causes, di mana uang yang terkumpul dari sebagian penjualan tiket, donasi penggemar, dan berbagai upaya penggalangan dana lainnya membantu band membantu banyak negara dan organisasi lokal dalam membangun masa depan yang lebih baik.

"Saya pikir kami berada pada titik dalam karier kami di mana kami benar-benar mampu membuat dampak yang nyata," tutup David Shaw.

"Senang sekali bisa terlibat dalam (Rev Causes) dan memilih berbagai organisasi yang ingin kami soroti tahun ini. Kami berharap dapat terus mendukung organisasi hebat dan menjadi orang yang baik dalam interaksi kami di kehidupan sehari-hari. Kami hanya cobalah untuk menyebarkan kebaikan dalam segala hal," pungkasnya. (*)