Walikota Toronto John Tory usai vaksin Covid di apotek Shoppers Drug Mart di Toronto, Ontario, Kanada 10 April 2021. Foto: Reuters
JAKARTA - Walikota Toronto John Tory tiba-tiba mengundurkan diri pada hari Jumat, tak lama setelah surat kabar Toronto Star melaporkan bahwa dia berselingkuh dengan anggota staf yang jauh lebih muda.
Tory, 68, mengakui hubungan tersebut dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan mmengunduran dirinya, dengan mengatakan bahwa hubungan tersebut telah berakhir awal tahun ini dan karyawan tersebut telah meninggalkan balai kota.
Tory tidak mengidentifikasi anggota staf tersebut. The Star, mengutip sumber tanpa nama, mengatakan wanita itu adalah penasihat walikota berusia 31 tahun.
"Saya sangat menyesal, dan saya meminta maaf tanpa pamrih kepada orang-orang Toronto, dan kepada semua orang yang terluka oleh tindakan saya," kata Tory.
"Yang terpenting, saya meminta maaf kepada istri saya, Barb dan kepada keluarga saya yang telah saya kecewakan lebih dari siapa pun," katanya.
Tory mengatakan hubungan itu dimulai selama pandemi COVID-19 dan "diakhiri dengan persetujuan bersama awal tahun ini."
Dia mengatakan akan bekerja dengan pegawai kota dan Wakil Walikota Jennifer McKelvey untuk memastikan transisi yang tertib ke pemerintahan baru.
“Saya sangat menyesal harus menjauh dari pekerjaan yang saya cintai di kota yang lebih saya cintai. Saya percaya, dalam hati, yang terbaik adalah berkomitmen penuh pada pekerjaan yang diperlukan untuk memperbaiki (keluarga) yang paling penting dalam hubungan ini juga," kata Tory.