• News

Paloh Tunggu Ucapan Jokowi ke Prabowo Juga Diberikan ke Anies

Eko Budhiarto | Sabtu, 12/11/2022 09:18 WIB

Paloh Tunggu Ucapan Jokowi ke Prabowo Juga Diberikan ke Anies Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh. Foto: kompas.com

JAKARTA - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa Pilpres 2024 merupakan jatah untuk Prabowo Subianto. Dia berharap ucapan serupa juga bakal diberikan kepada bakal calon presiden Partai NasDem, Anies Baswedan.

"Kali ini diberikan motivasi kepada Pak Prabowo, kan bisa saja besok bukan Pak Prabowo. Ada Airlangga capres, memang habis itu dikasih lagi kepada siapa, mungkin Erick Thohir, atau Pak Ganjar. Kita tunggu-tunggu kapan dikasih ke Bung Anies," ucap Paloh di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022).

Seperti diketahui, Jokowi menyinggung soal kans Prabowo Subianto jika menjadi calon presiden di Pilpres 2024. Dia mengungkit kembali reputasi kemenangan dirinya atas Prabowo di dua pilpres sebelumnya.

"Dua kali di pilpres juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo. Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," kata Jokowi di puncak Peringatan Ulang Tahun Perindo di Jakarta, Senin (7/11/2022).

Menurut Paloh, motivasi perlu pula diberikan kepada Anies yang telah dideklarasikan NasDem.

Paloh menilai pernyataan Jokowi yang menyebut Pilpres 2024 jatah Prabowo merupakan diplomasi tingkat tinggi yang membesarkan hati Prabowo. Ia memandang tidak ada yang salah dari langkah Jokowi memberikan motivasi itu.

Paloh menegaskan bahwa Jokowi memiliki kapasitas sebagai seorang kepala negara, bukan hanya kepala pemerintahan. Artinya, kepala negara adalah milik dari semua golongan dan kelompok.

"Itu posisi kepala negara. Dengan catatan yang perlu kita ketahui, Indonesia hari ini dengan pengamatan saya sebagai Ketua Umum NasDem, inflasi politisi tapi defisit negarawan. Itu yang perlu kalian tahu," ujarnya.