• News

Selain Banjir, Mahalnya Harga dan Sulitnya Lapangan Pekerjaan Jadi Permasalahan Utama di Jakarta

Ariyan Rastya | Selasa, 25/10/2022 18:35 WIB
Selain Banjir, Mahalnya Harga dan Sulitnya Lapangan Pekerjaan Jadi Permasalahan Utama di Jakarta Monumen Nasional (Monas) (FOTO: ANTARA)

JAKARTA – Pejabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono tampaknya memiliki tugas penting yang harus diperhatikan. Pasalnya, selain bencana banjir yang menimpa ibu kota, susahnya lapangan pekerjaan dan harga barang pokok yang mahal juga menjadi masalah penting bagi sebagian warga Jakarta.

Menurut Lembaga Survey Indonesia (LSI), mayoritas penduduk Jakarta lebih membutuhkan penurunan harga bahan pokok ketimbang penanganan banjir.

Dari hasil survey per bulan Oktober ini, LSI mendapatkan sekitar 52,4 persen masyarakat mengalami kesulita akibat harga kebutuhan pokok yang mahal.

Mahalnya kebutuhan pokok mejadi masalah pertama yang ada di Jakarta, diatas penanganan banjir (17, 3 persen) dan susahnya lapangan pekerjaan (10, 5 persen).

Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah juga menegaskan bahwa masyarakat Jakarta itu sangat resah dengan harga-harga yang melonjak tinggi.

“Nyatanya masyarakat kita itu lebih membutuhkan lapangan pekerjaan dan harga kebutuhan pokok yang terjangkau, dibanding dengan banjir,” ujar Trubus, Selasa (25/10).

Menurutnya, banjir bukanlah permasalahan utama bagi penduduk Ibu Kota.

“Jadi pemprov harus memikirkan hal itu dulu, gak usah ngurusin banjir dan macet. Banjir dan macet itu udah biasa kita, gak terlalu butuh lah,” pungkasnya.