• Kesra

AMSI - Danone Ungkap 1001 Pelajaran Penting dari Pandemi Covid-19

Pamudji | Sabtu, 24/09/2022 11:16 WIB

AMSI - Danone Ungkap 1001 Pelajaran Penting dari Pandemi Covid-19 Workshop Potret dan Tantangan Kesehatan Masyarakat Menjelang Endemi COVID-19, digelar oleh AMSI - Danone Indonesia, Rabu, 21 September 2022

JAKARTA - Berangkat dari kesamaan komitmen mengedukasi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bersama Danone Indonesia menggelar Cyber Media Forum. Kegiatan ini digelar dalam bentuk workshop, bertema "Potret dan Tantangan Kesehatan Masyarakat Menjelang Endemi COVID-19", pada Rabu, 21 September 2022.

Diikuti 40 media dari seluruh Tanah Air, kegiatan ini dilaksanakan secara virtual. Beberapa nara sumber memaparkan pandangan tentang Pandemi Covid-19 serta cara bijak memasuki fase endemi. Selama workshop juga terungkap 1001 pelajaran penting yang bisa dipetik dari Pandemi Covid-19.

Saat menyampaikan sambutan jelang workshop, Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin menyatakan, cepatnya pertumbuhan informasi digital menjadi tantangan bagi media massa. Guna menjawab tantangan ini sekaligus mengedukasi masyarakat, Arif menilai, media harus tetap mengedepankan prinsip akurat,faktual, dan akuntabel.

Sementara itu, terkait ihtiar mengedukasi masyarakat, Arif berpandangan, ada kesamaan komitmen antara praktisi media, khususnya di bawah payung AMSI, dengan Danone Indonesia.

"Kami juga mengedukasi isu kesehatan dan nutrisi melalui jurnalis sebagai key opinion leader dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat," tutur Arif.

Penyedia Informasi

Arif menambahkan, Danone Indonesia memiliki misi membawa kesehatan ke sebanyak mungkin orang.

"Kami terus berkomitmen untuk membawa kesehatan ke banyak masyarakat, tidak hanya melalui operasional bisnis kami, namun juga upaya edukasi yang dilakukan untuk publik," ujar Arif menegaskan.

Sejalan dengan pernyataan Arif tentang prinsip akurat,faktual, dan akuntabel, Sekjen AMSI, Wahyu Dyatmika mempertegas, peran pers sebagai sumber penyedia informasi.

"Sebagai insan pers yang menjalankan peran sebagai penyedia informasi diharapkan dapat mengangkat berita kesehatan yang terverifikasi dari sumber kredibel, sehingga dapat menjadi rujukan bagi publik,” kata Wahyu.

Lalu pelajaran penting apa yang mengemuka selama workshop?

Ada banyak catatan sekaligus pelajaran penting, yang dikupas oleh nara sumber. Catatan ini mengacu kepada problematika kesehatan selama berlangsungnya Pandemi Covid-19. Dan dari problematika itu pula terdapat hal-hal positif yang membantu masyarakat menyiapkan diri memasuki fase endemi.

Berikut beberapa pelajaran penting tersebut:

1. Berita Kesehatan

Redaktur Pelaksana Detik Health - Uyung Pramudiarja mengungkap pelajaran penting tentang daya tarik berita kesehatan selama pandemi. Momentum Covid-19, kata Uyung, menjadikan isu kesehatan selalu menarik karena dekat dengan keseharian pembaca.

"Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan, " ujar Uyung.

Awak media diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut melalui kemasan berita yang menarik, dengan tetap memperhatikan etika jurnalistik. Ujung-ujungnya, menurut Uyung, masyarakat mendapat informasi yang
mendalam, akurat dan menghadirkan solusi dari permasalahan kesehatan.

Dia meyakini, ke depan kesadaran masyarakat akan isu kesehatan semakin tinggi. Oleh karenanya, berita yang mengangkat isu kesehatan akan semakin dibutuhkan.

"Saat ini masyarakat juga lebih senang untuk membaca informasi yang sifatnya positif dan optimis, ” kata Uyung.

2. Kebiasaan Baik

Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes, Drg. Widyawati, MKM mengungkap pelajaran penting berupa kebiasaan baik yang muncul selama pandemi Covid-19.

Kebiasaan baik itu, kata Widyawati, diantaranya penerapan protokol kesehatan. Saat bersamaan, masyarakat juga terbiasa dengan pola makan sehat dan bergizi seimbang.

"Kebiasaan ini sangatlah penting, tidak hanya dalam percepatan penanganan pandemi, namun juga menjaga kesehatan masyarakat secara luas," jelas Widyawati.

3. Fungsi Air

Ketua Departemen Ilmu Gizi FKUI, Dr. Nurul Ratna, M. Gizi,SpGK mengungkap pelajaran tentang fungsi air bagi tubuh. Pandemi Covid-19 membuka cakrawala dan wawasan masyarakat tentang fungsi air guna meningkatkan saya tahan tubuh. Tak hanya itu, air juga sangat bermanfaat bagi organ-organ tubuh.

“Air di dalam tubuh kita adalah hal yang sangat penting. Tanpa adanya air yang cukup dan berkualitas, organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik," kata Nurul.

Namun sayang, lanjut Nurul, tidak semua orang menyadari besarnya fungsi air dalam tubuh. Hal ini tecermin dari tidak sedikitnya masyakarat yang kurang minum air putih.

Sebuah penelitian menunjukkan, 1 dari 5 anak-anak dan remaja belum cukup minum, dan juga 1 dari 4 orang dewasa belum cukup minum.

"Padahal setidaknya kita dianjurkan untuk minum minimal 2 liter per hari untuk orang dewasa dan 1,2 liter per hari untuk anak-anak, " jelas Nurul.

Masih tentang air minum, Nurul mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kriteria air minum yang baik.

"Air minum yang baik memiliki ciri tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa dan tidak mengandung zat-zat berbahaya. Hal yang perlu diingat juga adalah memastikan sumber airnya, harua murni, berkualitas dan terlindungi,” papar Nurul.

4. Mitigasi Kesehatan

Pengurus Pusat IAKMI - Dr.CSP Wekadigunawan, MPH, Phd mengungkap pelajaran penting dari Pandemi Covid-19 berupa mitigasi kesehatan.

“Pandemi Covid-19 telah membukakan mata dan kesadaran banyak pihak bagaimana esensi kesehatan berperan penting. Tidak hanya dalam kehidupan seseorang, namun juga dalam lingkup masyarakat yang lebih luas," kata Wekadigunawan.

Bukan hanya saat Pandemi Covid-19, peran penting esensi kesehatan juga dibutuhkan untuk menghadapi berbagai permasalahan kesehatan. Permasalahan ini mencakup masalah kesehatan menular maupun tidak menular, yang dipicu oleh faktor lingkungan, gizi dan nutrisi, serta berbagai faktor lainnya.

"Sehingga mitigasi dan pencegahan sebagai bentuk kesiapan akan terjadinya permasalahan kesehatan, menjadi sangat dibutuhkan, " ujar Wekadigunawan menegaskan.

Dengan mengetahui pelajaran penting dari Pandemi Covid-19, masyarakat tergerak untuk menerapkan pola hidup sehat. Komitmen ini pula yang sangat dibutuhkan saat menjalani segala aktivitas di masa new normal.

Keywords :