Sebuah toko serba ada 7-11 berada di lantai pertama sebuah bangunan tempat tinggal yang runtuh setelah gempa bumi di kotapraja Yuli di Kabupaten Hualien.(foto: Reuters)
JAKARTA - Gempa berkekuatan 6,8 melanda Taiwan tenggara, media lokal melaporkan pada hari Minggu.
Gempa yang menyebabkan gelombang kejut di sebagian besar Taiwan terjadi pada kedalaman 7 kilometer (4,4 mil), kata outlet Taiwan News lokal, mengutip Survei Geologi AS.
Satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka akibat gempa yang mengguncang Kabupaten Taitung Taiwan, menurut media Taiwan.
Empat orang, yang terjebak di supermarket tiga lantai yang ambruk di distrik itu, diselamatkan oleh pemadam kebakaran.
Infrastruktur transportasi juga rusak akibat gempa.
Di Hualien, jembatan Gaoliao dan Luntien di atas Sungai Shiuguluan runtuh, sedangkan Jembatan Yuli rusak.
Sebanyak tiga orang yang terjebak di jembatan ambruk di Gaoliao berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit.
Administrasi Kereta Api Taiwan (TRA) melaporkan bahwa kubah runtuh dari stasiun kereta api di distrik Dongli jatuh di kereta Hualien-Taitung, yang menyebabkan tergelincirnya enam gerbong.
Sementara 20 penumpang di gerbong diselamatkan, TRA mengatakan layanan kereta dihentikan karena kerusakan rel.
Sekitar 7.073 rumah tangga dibiarkan tanpa listrik, serta pemadaman di beberapa bagian kota Taipei, New Taipei, Tainan, dan Kaohsiung.
Kementerian Pendidikan melaporkan bahwa ada kerusakan material di sekolah-sekolah setelah gempa, sementara pendidikan dihentikan di Hualien dan Taitung.
Setelah gempa, banyak gempa susulan tercatat, dengan yang paling parah berkekuatan 5,8 SR, sementara Pusat Peringatan Tsunami AS dan Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan gelombang raksasa jangka pendek dari Taiwan.