• News

HUT Ke-77 RI Momentum Pemulihan Sektor Transportasi

yahya | Rabu, 17/08/2022 20:15 WIB

HUT Ke-77 RI Momentum Pemulihan Sektor Transportasi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memimpin upacara HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022). Foto: bkip

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak seluruh insan perhubungan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia, menjadi momentum sektor transportasi pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.

“Mari kita gunakan tema besar HUT RI tahun ini, dengan rasa optimisme untuk bersinergi dan berkolaborasi, dalam upaya pemulihan sektor transportasi lebih cepat dan bangkit lebih kuat, untuk kemajuan Indonesia,” ujar Menhub saat memimpin upacara Peringatan HUT RI Ke-77 di Halaman Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (17/8/2022).

Menhub menjelaskan, di usia kemerdekaan Indonesia yang ke-77 ini, terdapat sejumlah tantangan yang haru dihadapi diantaranya yaitu: dampak pandemi Covid-19 dan perang di Ukraina yang menyebabkan krisis pangan, energi, keuangan dan ekonomi secara global. “Kita patut bersyukur indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global ini,” ujar Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengatakan, membangun infrastruktur dan layanan  transportasi bukan suatu pekerjaan yang mudah, terlebih Indonesia merupakan negara kepulauan dan di tengah kondisi ekonomi global yang kurang baik.

Di tengah kondisi yang sulit, sektor transportasi telah menunjukkan pemulihan dan kebangkitannya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor transportasi berhasil tumbuh 21,27 persen pada triwulan II-2022 jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy).

Sebelumnya pada triwulan 1-2022, juga mengalami pertumbuhan positif yaitu mencapai 15,79 persen. Hal ini menunjukkan tren yang terus meningkat di sektor transportasi hingga triwulan kedua tahun 2022.

Pertumbuhan positif sektor transportasi pada triwulan kesatu dan kedua pada tahun ini, menjadi salah satu faktor yang mengerek pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,44% pada kuartal II tahun 2022.