• News

Hizbullah Peringatkan Israel agar Tidak Menargetkan Militan Palestina di Lebanon

Yati Maulana | Rabu, 10/08/2022 01:01 WIB
Hizbullah Peringatkan Israel agar Tidak Menargetkan Militan Palestina di Lebanon Pemimpin Hizbullah Lebanon Sayyed Hassan Nasrallah dalam perayaan Asyura di pinggiran kota Beirut, Lebanon 9 Agustus 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Kepala gerakan bersenjata kuat Libanon Hizbullah, Sayyid Hassan Nasrallah, pada hari Selasa memperingatkan terhadap setiap upaya Israel untuk memperluas penargetan mereka terhadap militan Palestina ke Libanon.

"Setiap serangan terhadap manusia tidak akan luput dari hukuman atau tidak dijawab," kata Nasrallah dalam pidato yang disiarkan televisi menandai Ashura, sebuah peringatan melankolis bagi Muslim Syiah atas pembunuhan cucu Nabi Muhammad, Hussein.

Komentar itu muncul setelah meningkatnya kekerasan antara Israel dan gerakan Jihad Islam di Jalur Gaza, yang dipicu oleh penangkapan Israel terhadap seorang pemimpin senior Jihad Islam awal bulan ini.

Pada hari Sabtu, menteri pertahanan Israel Benny Gantz mengisyaratkan kemungkinan penargetan pejabat Jihad Islam di luar negeri, yang katanya dapat dilihat di "restoran dan hotel di Teheran, Suriah dan Lebanon".
"Mereka juga harus membayar harganya," kata Gantz.

Pada hari Senin, sehari setelah gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir mengakhiri kekerasan Gaza, dia mengatakan Israel dapat melakukan "serangan pencegahan" di luar negeri.

"Di masa depan juga, jika perlu, kami akan melakukan serangan pendahuluan untuk membela warga negara Israel, kedaulatan dan infrastruktur dan ini berlaku untuk semua lini, dari Teheran hingga Khan Younis," katanya.

Hizbullah yang didukung Iran sangat menentang Israel dan ketegangan antara keduanya telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena perbatasan laut yang disengketakan antara Lebanon dan Israel.

FOLLOW US