• News

Gempuran Rusia ke Sloviansk Tewaskan 2 Orang dan 7 Cedera

Nitro Luindimar | Rabu, 06/07/2022 04:01 WIB
Gempuran Rusia ke Sloviansk Tewaskan 2 Orang dan 7 Cedera Reruntuhan gedung Sloviansk, hancur selama bentrokan sebelumnya antara separatis pro-Rusia dan pasukan Ukraina yang telah berkobar sejak aneksasi Rusia atas Krimea pada tahun 2014. (FOTO: CNN)

JAKARTA - Sedikitnya dua orang tewas dan tujuh lainnya cedera usai pasukan Rusia menggempur Kota Sloviansk di Ukraina timur pada Selasa (5/7/2022).

"Sloviansk! Penembakan besar-besaran di kota. Pusat, utara. Semua orang, berlindung," tulis Wali Kota Vadim Lyakh lewat unggahan Facebook yang dilansir AFP.

Lewat pesan Telegram, Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko mengungkapkan dua orang tewas dan tujuh lainnya terluka dalam penembakan yang menurut wali kota menargetkan pasar kota.

Sloviansk merupakan salah satu kota di wilayah Donetsk.

AFP melaporkan selama pemboman melihat roket menghantam pasar dan membuatnya terbakar. Petugas pemadam kebakaran bergegas memadamkan api, sementara tiga peluru lainnya menghantam jalan-jalan yang berdekatan.

"Sekali lagi Rusia dengan sengaja menargetkan tempat-tempat di mana warga sipil berkumpul. Ini murni terorisme dan sederhana," kata Kyrylenko di Telegram, mendesak penduduk setempat untuk mengungsi.

Pada Minggu lalu, rentetan serangan Rusia sebelumnya menewaskan sedikitnya enam orang dan 19 lainnya luka-luka di kota dengan populasi sebelum perang sekitar 100 ribu.

Sloviansk sempat berada di bawah kendali pasukan separatis pro-Moskow pada 2014 sebelum otoritas Ukraina mendapatkan kembali kendali.

Pihak berwenang Ukraina pada beberapa kesempatan mendesak penduduk untuk meninggalkan wilayah itu ketika garis depan mendekati kota itu setelah Rusia merebut Severodonetsk dan Lysychansk di wilayah tetangga Lugansk.

Sloviansk dan ibu kota administrasi regional Kramatorsk, yang tetap berada di bawah kendali Ukraina, berada di depan garis tembakan pasukan Rusia saat mereka meningkatkan serangan mereka di wilayah Donbas, Ukraina timur. (*)

FOLLOW US