• Bisnis

NFA Intensifkan Mobilisasi Sapi dari Daerah Bebas PMK

Eko Budhiarto | Senin, 20/06/2022 16:01 WIB

NFA Intensifkan Mobilisasi Sapi dari Daerah Bebas PMK Kepala Badan Pangan Nasional/NFA, Arief Prasetyo Adi

JAKARTA - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) mengintensifkan mobilisasi sapi, khususnya dari daerah yang bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Mobilisasi tersebut berasal dari sentra produksi, yang kemudian dikirim ke konsumen.

Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya mengintensifkan mobilisiasi sapi dari sentra produksi ke konsumen sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan daging berupa sapi hidup dan daging sapi beku.

"Mobilisasi itu dilakukan berkelanjutan dan pasokan sapi dari daerah yang aman dan bebas PMK. Kami juga mengurangi kedatangan sapi dari daerah yang terdampak PMK," ujar Arief dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (20/6/2022).

Sebelumnya, bersama Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara, Arief menyambut kedatangan 450 ekor sapi dari Sidrap, Sulawesi Selatan, di Pelabuhan Tanjung Priok pada Minggu (19/6/2022). Kedatangan sapi-sapi ini untuk memenuhi kebutuhan daging saat perayaan Idul Adha di Jabodetabek dan Bandung Raya.

Menurut Arief, mobilisasi tersebut dilakukan untuk mengamankan pasokan dan stabilisasi harga daging sapi.

Upaya ini, lanjut dia, merupakan wujud kolaborasi berbagai pihak, antara lain Kementerian Pertanian, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, ID.FOOD, PT Berdikari, PT Pos Indonesia, dan pihak-pihak lain.

Sementara itu, Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara mengatakan, mobilisasi ratusan ekor sapi merupakan upaya pemerataan hewan ternak sehat yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan hewan kurban selama perayaan Idul Adha.

"Saat ini stok kami menjadi 1.494 ekor sapi yang tersedia di kandang Jatitujuh, Cikampek, dan Subang," ujarnya.

Selain mobilisasi sapi hidup dari Sulawesi Selatan, Berdikari juga telah merealisasikan seluruh kuota penugasan pemerintah sebanyak 20.000 metrik ton. Penugasan ini dilakukan dengan mendatangkan daging sapi beku Brazil yang akan masuk secara bertahap pada bulan ini sampai September 2022. Impor daging beku itu sebagai pemenuhan kebutuhan konsumsi daging nasional.

"Kami memastikan daging sapi beku itu sehat dan bebas PMK berdasarkan hasil PCR yang telah dilakukan oleh Pusat Veteriner Farma, Ditjen PKH Kementerian Pertanian," kata Harry.

 


 

 

Keywords :


NFA Arief Prasetyo Adi
.