• News

Drama Baru Terkait Iran, Argentina Kandangkan Pesawat Kargo Venezuela

| Senin, 13/06/2022 13:05 WIB

Drama Baru Terkait Iran, Argentina Kandangkan Pesawat Kargo Venezuela Pesawat Boeing 747 dengan nomor YV3531 maskapai Venezuelan Emtrasur Cargo, di bandara Internasional Cordoba, Argentina, 6 Juni 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Pihak berwenang Argentina telah mengandangkan sebuah pesawat kargo Boeing 747 Venezuela yang terkait dengan Iran, kata seorang anggota parlemen oposisi lokal dan media pemerintah Iran pada hari Minggu, dalam sebuah drama yang sedang berlangsung yang menyoroti arus politik di Amerika Latin.

Pesawat kargo Emtrasur, yang dijual ke Venezuela oleh Mahan Air Iran setahun yang lalu menurut maskapai Iran, tiba di Buenos Aires pada 8 Juni, menurut data pelacakan penerbangan. Pesawat itu kemudian disita oleh pihak berwenang, kata anggota parlemen dan media Iran.

Pemerintah Argentina belum secara terbuka mengkonfirmasi penyitaan itu, tetapi sebuah dokumen Kementerian Dalam Negeri yang dibagikan kepada Reuters mengatakan pihak berwenang telah mengambil tindakan karena kecurigaan atas alasan yang disebutkan untuk pesawat yang memasuki negara itu.

Iran dan Venezuela, yang keduanya berada di bawah sanksi AS, memiliki hubungan dekat. Kedua negara pada Sabtu menandatangani rencana kerja sama 20 tahun. Presiden kiri-tengah Argentina Alberto Fernandez mengkritik sanksi AS terhadap Venezuela.

Pemerintah Argentina tidak menjawab pertanyaan Reuters yang meminta komentar tentang pesawat itu. Pihak berwenang di Venezuela tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pada hari Minggu, anggota parlemen majelis rendah Argentina Gerardo Milman, yang telah mengangkat perhatian tentang kasus ini dalam beberapa hari terakhir, mengajukan keluhan kepada hakim yang meminta untuk sidik jari kru dan berbagi informasi dengan Badan Intelijen Federal.

"Informasi kami adalah bahwa ini adalah pesawat yang datang untuk melakukan intelijen di Argentina," kata Milman, anggota Komisi Intelijen Kongres negara itu.

Menurut dokumen Kementerian Dalam Negeri, yang dibagikan kepada Reuters oleh Milman, 14 warga Venezuela dan 5 warga Iran bepergian dengan pesawat tersebut. Maskapai iu mencantumkan nama-nama mereka yang ada di kapal.

Pengadilan Argentina juga harus memutuskan habeas corpus yang diajukan oleh seorang pengacara kepada kru untuk melepaskan pesawat dan mengembalikan paspor kepada mereka yang ada di dalamnya, media Argentina melaporkan.

Tidak segera jelas apakah pesawat itu, dengan tanda ekor YV3531, ada dalam daftar pesawat yang terkait dengan Iran di bawah pengawasan sanksi AS. Mahan Air telah berada di bawah sanksi AS sejak 2011 karena dukungannya untuk Pengawal Revolusi elit Iran.

"Kepemilikan pesawat itu dialihkan setahun lalu dan dijual ke perusahaan Venezuela," kata juru bicara Mahan, Amir Hossein Zolanvari, kepada kantor berita resmi IRNA.