• News

Saudi Beri Pelayanan Terbaik, Jemaah Haji Indonesia Disambut Buket Bunga

| Rabu, 08/06/2022 15:10 WIB

Saudi Beri Pelayanan Terbaik, Jemaah Haji Indonesia Disambut Buket Bunga Jemaah haji Indonesia diberi bunga, kurma dan botol air Zamzam pada saat kedatangan. Foto: ArabNews

JAKARTA - Duta Besar Saudi untuk Indonesia, Essam Al-Thaqafi, mengatakan pemerintah Saudi bekerja keras untuk memastikan memberikan layanan terbaik kepada jemaah haji dari seluruh dunia. Ibadah haji tahun ini merupakan yang pertama kali dapat diikuti oleh jemaah haji asing sejak pandemi COVID-19 dimulai pada awal tahun 2020.

Ditambahkannya, persiapan yang dilakukan oleh staf di Kedutaan Besar Saudi di Jakarta juga sudah sangat baik. Sebelumnya diumumkan bahwa Indonesia telah mengalokasikan 100.051 izin haji, jumlah terbesar yang diberikan kepada satu negara.

Otoritas Saudi mengumumkan pada bulan April bahwa setelah dua tahun pembatasan pandemi yang ketat, 1 juta peziarah akan dapat bergabung dengan haji tahun ini. Ini adalah peningkatan besar dibandingkan tahun lalu, ketika dibatasi hanya untuk 60.000 peziarah, yang semuanya tinggal di dalam Kerajaan, tetapi masih jauh di bawah total pra-pandemi 2,5 juta pada 2019.

Al-Thaqafi mengatakan masyarakat Indonesia sangat gembira ketika Kerajaan mengumumkan perluasan jumlah haji tahun ini seiring dengan meredanya pandemi. Kedutaannya berkoordinasi dengan Kementerian Agama RI dan Kementerian Haji dan Umrah Saudi, tambahnya, untuk memastikan perjalanan itu semudah mungkin bagi jemaah haji Indonesia. Akhir pekan lalu, kata dia, jemaah haji asing pertama yang tiba di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji berasal dari Indonesia.

Al-Thaqafi juga memuji inisiatif Rute Makkah, dan bantuan yang diberikan kepadanya oleh kedutaan Saudi di Jakarta. Inisiatif ini diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri Saudi pada tahun 2019 di lima negara yakni Indonesia, Pakistan, Malaysia, Maroko, dan Bangladesh, untuk memudahkan peziarah menyelesaikan pemeriksaan dan prosedur yang diperlukan dalam perjalanan antar negara. Lebih dari 60 pejabat Saudi bekerja di Bandara Soekarno-Hatta di Indonesia untuk menyediakan layanan bagi para peziarah, kata utusan itu.

Beberapa orang Indonesia harus menunggu lebih dari 30 tahun untuk mendapatkan izin haji, kata Al-Thaqafi, yang berarti haji benar-benar perjalanan seumur hidup. Ia menambahkan, masyarakat Indonesia pada umumnya dikenal tenang dan penuh hormat, hal ini tercermin dari perilaku mereka selama perjalanan haji dan umrah.

"Kita semua melihat kedatangan jamaah haji Indonesia gelombang pertama ke Madinah beberapa hari yang lalu, dan betapa terorganisirnya mereka," katanya. Al-Thaqafi juga memuji para pekerja Saudi yang akan melayani jemaah haji, seperti dilansir dari ArabNews.

Penerbangan yang membawa 358 jemaah haji angkatan pertama tiba pada 4 Juni dengan membawa 358 jemaah. Mereka disambut oleh Mohammed Al-Bijawe, Wakil Sekretaris Bidang Kunjungan Kementerian Haji dan Umrah, Abdul Aziz Ahmed, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, dan pejabat lainnya. Setibanya di sana, para peziarah disuguhi bunga, kurma, dan botol air Zamzam.