• News

Dua Hari, 9 Warga Amerika Tewas Akibat Penembakan Massal di Tiga Kota

| Senin, 06/06/2022 11:05 WIB

Dua Hari, 9 Warga Amerika Tewas Akibat Penembakan Massal di Tiga Kota Orang-orang berjalan melewati jendela toko yang rusak setelah penembakan massal mematikan di South Street Philadelphia, Pennsylvania, AS, 5 Juni 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Penembakan di tiga kota di Amerika menewaskan sembilan orang dan melukai dua lusin lainnya pada Sabtu malam dan Minggu pagi. Peristiwa kekerasan senjata tersebut merupakan yang terbaru setelah tiga penembakan massal yang mengguncang Amerika Serikat.

Di Philadelphia, konfrontasi antara dua pria meningkat menjadi baku tembak yang menembakkan peluru ke bar yang ramai dan distrik restoran, menewaskan tiga orang, melukai 12, dan memicu kepanikan ketika orang-orang mencoba melarikan diri, kata polisi.

Demikian pula, penembakan terjadi setelah tengah malam di dekat sebuah bar di Chattanooga, Tennessee, setelah tengah malam pada hari Sabtu, menewaskan tiga orang dan melukai 14 lainnya, menurut polisi.

Dalam penembakan lain pada dini hari Minggu, tiga orang tewas dan dua terluka di Saginaw, Michigan, televisi WEYI melaporkan, mengutip pernyataan polisi. Berbeda dengan dua kasus lainnya, yang memengaruhi orang-orang yang tidak terkait dengan penembakan itu, kelima orang dalam penembakan di Michigan itu terlibat dalam insiden, kata polisi.

Tidak ada tersangka yang dilaporkan ditahan pada Minggu malam dalam salah satu penembakan.

Kekerasan melanda ketika masyarakat di tiga kota lain masih berduka atas pembantaian yang menewaskan 10 orang di sebuah toko kelontong di Buffalo, New York; 21 korban di sebuah sekolah dasar di Uvalde, Texas; dan empat orang di gedung medis di Tulsa, Oklahoma.

Pendukung keamanan senjata mendorong pemerintah AS untuk mengambil langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengekang kekerasan senjata. Setidaknya ada 240 penembakan massal di Amerika Serikat sepanjang tahun ini, menurut Arsip Kekerasan Senjata, sebuah kelompok riset nirlaba. Ini mendefinisikan penembakan massal sebagai penembakan di mana setidaknya empat orang ditembak, tidak termasuk penembak.

Sifat kurang ajar dari penembakan di Philadelphia membuat para pejabat terperanjat. Walikota Philadelphia Jim Kenney menyebutnya "mengerikan, tercela dan tidak masuk akal," sementara Komisaris Polisi Danielle Outlaw mengatakan, "Kami benar-benar hancur."

Polisi percaya dua pria terlibat perkelahian dan mulai menembak satu sama lain, dan salah satu dari mereka terbunuh oleh tembakan. Seorang petugas polisi mengamati penembak lain menembak ke arah kerumunan dan menembaknya.

Penembak menjatuhkan senjatanya, karena polisi yakin dia dipukul oleh petugas, tetapi dia melarikan diri melalui kerumunan.

Korban tewas berusia 22, 27, dan 34 tahun, sedangkan usia korban luka berkisar antara 17 hingga 69 tahun.

Di Chattanooga, tiga orang tewas dan 14 terluka oleh beberapa penembak, kata pihak berwenang. Dua meninggal karena luka tembak dan yang ketiga meninggal setelah ditabrak kendaraan saat melarikan diri.

Kepala Polisi Chattanooga Celeste Murphy meminta bantuan masyarakat, meminta saksi untuk menghubungi saluran telepon.

Di Michigan, polisi Saginaw melaporkan bahwa mereka dipanggil ke tempat kejadian di mana dua pria dinyatakan meninggal dan seorang wanita dibawa ke rumah sakit di mana dia meninggal karena luka-lukanya.

Dua pria lainnya dirawat karena luka tembak.