Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi
JAKARTA - Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) berencana melanjutkan distribusi pangan ke beberapa kota/kabupaten di wilayah Timur Indonesia, setelah mengirim minyak goreng curah dan gula ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Upaya tersebut dilakukan guna mengembangkan perekonomian di wilayah Timur Indonesia.
Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya melakukan kolaborasi agregasi distribusi pangan, bersama pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. Kolaborasi perdana diwujudkan melalui pendistribusian minyak goreng curah dan gula ke Kupang, NTT.
Arief menambahkan, distribusi pangan tersebut menggunakan fasilitas tol laut
"Kolaborasi agregasi pangan via tol laut ini diciptakan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan, perdana dan prioritas Kupang NTT, " ujar Arief, seperti dikutip dari akun Instagram resmi NFA, Kamis (12/5/2022).
Kolaborasi agregasi distribusi pangan ini, lanjut Arief, melibatkan lintas stakeholders. Yakni Badan Pangan Nasional, BUMN Holding Pangan ID FOOD, Kementerian Perhubungan, PTPN Grup, PT Pos Indonesia, dan BRI.
Sesuai estimasi, pengiriman minyak goreng curah dan gula via kapal laut (tol laut) tiba di Kupang pada 10 Mei 2022. Selanjutnya, komoditas pangan tersebut didistribusikan ke sejumlah pasar tradisional.
"Kami bersinergi mendistribusikan minyak goreng curah ke pasar-pasar tradisional di Kupang, pascapengiriman dua komoditas pangan tersebut tiba secara perdana menggunakan fasilitas tol laut, " jelas Arief.
Gerakan kolaborasi untuk pemerataan pangan ini diinisiasi pertama kali oleh Badan Pangan Nasional bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Kolaborasi ini akan dilakukan secara berkelanjutan, dimana distribusi perdana dan prioritas adalah Kupang NTT.
Setelah Kupang, distribusi akan dilanjutkan ke titik-titik lain, di wilayah Timur Indonesia.
"Selanjutnya dilanjutkan ke wilayah timur yang lain, termasuk Sorong, Merauke. Kita berdayakan wilayah timur sehingga di timur pun perekonomiannya juga berkembang," kata Arief.
Di samping wilayah distribusi, NFA juga akan meluaskan jenis komoditas pangan yang akan didistribusikan.
"Selain minyak goreng curah dan gula, ke depannya bisa juga komoditas lain (dikirim) via tol laut, seperti beras dan jagung. Hal ini juga dibahas sebelumnya dengan Menhub Budi Karya, " ujar Arief.