Seorang pria berjalan di antara rumah-rumah yang hancur selama serangan udara di kota Bila Tserkva, Ukrania tengah pada 8 Maret 2022. – Rusia meningkatkan kampanye pengeboman dan serangan rudal di kota-kota Ukraina, menghancurkan dua bangunan tempat tinggal di kota sebelah barat Kyiv dengan kota tersebut (Foto: AFP/https://newsinfo.inquirer.net/ )
JAKARTA - Rusia mengebom sebuah sekolah di desa Bilohorivka, Ukraina. Dua orang tewas dan 60 orang lainnya yang masih berada di reruntuhan dikhawatirkan juga tewas, kata Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai, Minggu.
Gaidai mengatakan Rusia menjatuhkan bom pada Sabtu malam di sekolah tersebut, tempat berlindung bagi sekitar 90 orang, sehingga bangunan itu hangus terbakar. Sebanyak 30 orang telah diselamatkan.
"Api berhasil dipadamkan setelah hampir empat jam, kemudian reruntuhan dibersihkan dan sayangnya, jasad dua orang ditemukan," tulis Gaidai di unggahan aplikasi perpesanan Telegram. "Kemungkinan 60 orang tewas di bawah reruntuhan."
Gaidai juga mengatakan bahwa menurut informasi awal, penembakan di desa Shypilovo merusak sebuah rumah dan 11 orang masih terjebak di puing-puing bangunan.
Reuters tidak dapat memverifikasi langsung laporan tersebut dan belum ada tanggapan dari Rusia.