• News

Serbia Pamerkan Rudal China dan Drone Untuk Menunjukkan Kekuatan Militer

akhyar | Minggu, 01/05/2022 09:51 WIB

Serbia Pamerkan Rudal China dan Drone Untuk Menunjukkan Kekuatan Militer Sistem rudal anti- pesawat Serbia yang berasal dari China (foto: dw.com)

JAKARTA - Serbia pada hari Sabtu memamerkan rudal permukaan-ke-udara baru China dan peralatan militer lainnya yang dibeli dari Rusia dan Barat.

Rudal China dan Prancis, bersama dengan drone bersenjata China dan jet MiG-29 Rusia, disiapkan untuk media dan publik di lapangan terbang militer Batajnica dekat ibu kota Beograd.

Serbia menerima sistem pertahanan permukaan-ke-udara FK-3 China awal bulan ini, menjadikannya satu-satunya negara Eropa yang saat ini memiliki sistem rudal China dan drone tempur CH-92A.

“Saya bangga dengan tentara Serbia dan saya bangga dengan kemajuannya,” kata Presiden Aleksandar Vucic.

Dia mengatakan Serbia bertujuan untuk membeli 12 jet Rafale dari Prancis pada "awal tahun depan" dan juga sedang bernegosiasi dengan Inggris untuk pesawat Eurofighter Typhoon.

Milorad Dodik, anggota Serbia dari kepresidenan Bosnia dan Herzegovina, juga menghadiri acara tersebut.

Dia memuji tampilan itu sebagai “bukti seberapa banyak kemajuan Serbia dalam hal kesiapan tempur.”

“Dengan tentara ini, Serbia dapat membela rakyatnya dan menjadi pencegah. Ini adalah sesuatu yang memenuhi hati semua orang Serbia (dengan bangga),” katanya.

Awal bulan ini, Serbia menegaskan kembali niatnya untuk membeli drone tempur Bayraktar TB2 milik Turki, yang telah banyak diminati di seluruh dunia.

Negara-negara termasuk Ukraina, Qatar, Azerbaijan, dan Polandia telah membeli drone, dengan Polandia menjadi negara anggota UE dan NATO pertama yang memperoleh drone dari Turki Mei lalu.