Kepala Badan Pangan Nasional/NFA, Arief Prasetyo Adi
JAKARTA - Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) bersama BUMN Holding Pangan ID FOOD dan PTPN Group memasok gula dan minyak goreng curah ke wilayah Indonesia Timur, dengan menggunakan tol laut.
Kepala NFA Arief Prasetyo Adi, dalam keterangan yang dikutip media, Sabtu (30/4/2022) mengatakan, langkah ini sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan, sekaligus mengefisienkan biaya logistik.
Distribusi minyak goreng curah dan gula menggunakan tol laut, lanjut Arief, merupakan solusi mengamankan pasokan dan stabilisasi harga pangan, khususnya di wilayah yang terkendala oleh biaya logistik tinggi. Kendala ini berdampak kepada kenaikan harga pada produk ataupun komoditas pangan.
Alur distribusi tol laut, Arief menambahkan, menggunakan skema port to port, port to door, dan door to door. Yakni skema distribusi dari pelabuhan ke pelabuhan, lalu pelabuhan ke gudang, kemudian didistribusikan ke produsen dan disalurkan ke pedagang pasar.
"Dengan sinergi inilah, kita dapat merealisasikan kemudahan logistik pangan, apalagi komoditas minyak goreng dan gula saat ini menjadi perhatian pemerintah maupun masyarakat," ujar Arief.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan menilai keberadaan tol laut menjadi kunci pemerataan gula pasir dan minyak goreng curah dari Belawan, Sumatera Utara, ke Kupang, Nusa Tenggara Timur.
"Tol laut menjadi pilihan solusi pemerataan pasokan pangan di wilayah Indonesia timur," kata Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Mugen Sartoto.
Dia menambakan, untuk membantu Indonesia bagian Timur terbebas dari kelangkaan barang dan disparitas harga, maka diperlukan pelayaran yang berkesinambungan, tetap dan teratur.