• News

SpaceX Meluncurkan 3 Pelanggan ke Stasiun Luar Angkasa

akhyar | Sabtu, 09/04/2022 11:40 WIB

SpaceX Meluncurkan 3 Pelanggan ke Stasiun Luar Angkasa Roket SpaceX Falcon 9 yang membawa pesawat ruang angkasa Crew Dragon milik perusahaan diluncurkan di Axiom Mission 1 (Ax-1) ke Stasiun Luar Angkasa Internasional di Kennedy Space Center NASA di FloridaJumat, 8 April 2022 (foto: NASA/ksltv.com)

JAKARTA - Sebuah awak semua-warga swasta meluncur dari Kennedy Space Center Jumat pagi menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS)

Usaha tonggak sejarah adalah misi pertama dari jenisnya yang melibatkan sektor swasta perjalanan ruang angkasa.

"Peluncuran yang benar-benar sempurna," kata insinyur SpaceX Kate Tice saat siaran langsung misi tersebut.

Tiga pengusaha masing-masing menghabiskan $55 juta untuk tiket mereka ke luar angkasa dengan roket SpaceX Falcon 9, dengan total $165 juta.

Penumpang yang membayar adalah Larry Connor, mitra pengelola grup real estat Ohio, Mark Pathy, kepala eksekutif perusahaan investasi Kanada, dan Eytan Stibbe, seorang pengusaha dan mantan pilot pesawat tempur Angkatan Udara Israel.

Michael Lopez-Alegria, mantan astronot NASA dan wakil presiden Axiom, menjadi pemandu mereka. Axiom adalah perusahaan yang berbasis di Houston yang menugaskan penerbangan dengan SpaceX.

Privatisasi pariwisata dan perjalanan luar angkasa menjadi lebih menonjol, dengan SpaceX milik Elon Musk bersaing dengan Blue Origin milik Jeff Bezos dan Virgin Galactic milik Richard Branson untuk memperebutkan penumpang kaya.

Para astronot diharapkan mencapai ISS pada hari Sabtu, di mana mereka akan menghabiskan delapan hari di atas kapal sebelum kembali ke Bumi dengan pesawat ruang angkasa Dragon yang otonom dari SpaceX.

Axiom merencanakan serangkaian misi yang didanai swasta ke stasiun luar angkasa, yang tidak mungkin dilakukan sebelum 2019, sampai NASA mengubah kebijakannya untuk mengizinkan warga negara naik.

Axiom juga sedang dalam proses membangun stasiun luar angkasanya sendiri, yang menurut visi perusahaan akan berfungsi sebagai pengganti ISS.