Proses layanan penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali. Foto: ap1/katakini.com
JAKARTA - PT Angkasa Pura I mencatat telah melayani sebanyak 3.692.998 penumpang selama bulan Maret 2022, atau mengalami pertumbuhan hingga 55,5% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, di mana sejumlah 2.374.737 penumpang terlayani di 15 bandara kelolaan.
Hal yang sama juga terjadi pada lalu lintas kargo, di mana terdapat sebanyak 39.720.699 kg kargo terlayani. Jika dibandingkan dengan catatan pada periode Maret 2021, dengan 36.840.901 kg kargo terlayani, maka terdapat pertumbuhan lalu lintas kargo sebesar 7,82%.
Untuk pergerakan pesawat udara, dengan catatan 35.740 pergerakan pesawat selama Maret 2022 berbanding dengan 39.695 pergerakan pesawat pada Maret 2021, maka terjadi penurunan jumlah pergerakan pesawat yang terlayani di 15 bandara kelolaan Angkasa Pura I sebesar 9,9%.
Penurunan tersebut disebabkan menurunnya jumlah pergerakan pesawat charter dan non-komersial sebesar 86%. Berbanding terbalik dengan jumlah pergerakan pesawat charter, pergerakan pesawat domestik dan internasional justru mengalami pertumbuhan, masing-masing sebesar 14,6% dan 39,6%.
"Di bulan Maret 2022 ini, kami kembali mencatat angka positif untuk pergerakan penumpang, pesawat, dan kargo di 15 bandara yang kami kelola dibandingkan dengan catatan di bulan Maret 2021 lalu. Ini merupakan pertanda positif dari kembalinya kepercayaan diri masyarakat untuk kembali bepergian dengan transportasi udara," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Jumat (8/4/2021).
Untuk catatan di bulan Maret 2022, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar kembali menjadi bandara dengan jumlah penumpang terlayani terbanyak di antara 15 bandara kelolaan Angkasa Pura I, dengan 830.719 penumpang. Bandara Juanda Surabaya berada di urutan kedua terbanyak dengan 766.305 penumpang, disusul Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 605.133 penumpang.
Bandara Sultan Hasanuddin Makassar melayani pergerakan pesawat terbanyak, yaitu dengan jumlah total 6.398 pergerakan. Bandara Juanda Surabaya dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berurutan berada di urutan kedua dan ketiga, masing-masing dengan 5.567 dan 4.774 pergerakan pesawat udara.
Sedangkan untuk lalu lintas kargo, Bandara Sentani Jayapura melayani kargo terbanyak dengan 11.155570 kg, disusul oleh Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan 6.642.734 kg, dan Bandara Juanda Surabaya dengan 5.973.482 kg kargo.