• Sport

Penyelenggara Wimbledon Bicarakan Pemain Rusia dan Belarusia dengan Inggris

Yati Maulana | Rabu, 06/04/2022 07:15 WIB
Penyelenggara Wimbledon Bicarakan Pemain Rusia dan Belarusia dengan Inggris Penyelenggara Wimbledon mengadakan pembicaraan dengan Inggris mengenai pemain Rusia dan Belarusia. Foto: Reuters

JAKARTA - All England Lawn Tennis Club (AELTC) mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Inggris tentang partisipasi pemain dari Rusia dan Belarusia di Wimbledon tahun ini, dengan mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka berharap untuk mengumumkan keputusan pada pertengahan Mei.

Pemain Rusia dan Belarusia telah diizinkan untuk bersaing di Tur ATP dan WTA reguler tetapi tidak di bawah nama atau bendera negara mereka setelah invasi Moskow ke Ukraina.

Belarusia adalah daerah pementasan kunci untuk invasi, yang Rusia katakan adalah "operasi militer khusus."

Rusia juga dilarang mempertahankan gelar Piala Davis dan Piala Billie Jean King. "Kami telah mencatat panduan Pemerintah Inggris mengenai kehadiran individu Rusia dan Belarusia dalam kapasitas netral di acara olahraga di Inggris," kata AELTC, penyelenggara Grand Slam lapangan rumput, dalam sebuah pernyataan.

"Ini tetap menjadi masalah yang kompleks dan menantang, dan kami terus terlibat dalam diskusi dengan Pemerintah Inggris, Asosiasi Tenis Rumput, dan badan pengatur tenis internasional. "Kami berencana mengumumkan keputusan terkait Wimbledon menjelang tenggat waktu masuk kami pada pertengahan Mei."

Menteri Olahraga Inggris Nigel Huddleston mengatakan bulan lalu bahwa dia tidak akan nyaman dengan "atlet Rusia yang mengibarkan bendera Rusia" dan memenangkan Wimbledon di London.

Dia menambahkan bahwa juara AS Terbuka Daniil Medvedev mungkin harus memberikan jaminan bahwa dia tidak mendukung presiden Rusia Vladimir Putin jika dia ingin bersaing.

Wimbledon akan digelar pada 27 Juni-10 Juli.