• News

Perang Rusia-Ukraina Mengubah Volnovakha Jadi Kota Hantu

akhyar | Senin, 28/03/2022 21:10 WIB
Perang Rusia-Ukraina Mengubah Volnovakha Jadi Kota Hantu Ilustrasi. Sebuah jalan rusak akibat penembakan di Mariupol, Ukraina pada 10 Maret. (foto: AP/ cnn.com)

JAKARTA - Volnovakha, salah satu dari 18 wilayah Donetsk, telah berada di bawah kendali Angkatan Bersenjata Rusia dan pemerintahan separatis pro-Rusia di Donetsk sejak 11 Maret.

Perang Rusia-Ukraina mengubah sebuah kota di timur Ukraina itu menjadi kota hantu.

Kota berpenduduk 21.000 orang itu berada di ambang krisis kemanusiaan empat hari setelah perang meletus. Pada minggu pertama perang, 90% bangunan di kota itu rusak.

Hampir semua rumah di Volnovakha ditinggalkan karena bom menghancurkan infrastruktur dan jalan.

 

`Kami mengalami mimpi buruk di sini`

Natalya Terpegoryeva, salah satu warga yang selamat dari bentrokan, mengatakan kepada Anadolu Agency tentang pengalamannya selama perang.

Menyatakan bahwa mereka mengalami saat-saat mengerikan selama konflik, Terpegoryeva berkata, "Sebuah mimpi buruk dimulai di sini pada 25-26 Februari. Kota itu dilalap api. Sangat sulit untuk menggambarkan apa yang kami alami."

Menjelaskan bahwa orang-orang berusaha untuk bertahan hidup di ruang bawah tanah rumah, Terpegoryeva mengatakan dia ingin meninggalkan kota bersama putranya dan kota ini tidak memiliki masa depan.

Perang Rusia-Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menimbulkan kemarahan internasional dengan Uni Eropa, AS dan Inggris, antara lain, menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.

Setidaknya 1.119 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 1.790 terluka, menurut perkiraan PBB, sambil memperingatkan bahwa angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.

Lebih dari 3,82 juta orang Ukraina juga telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, dengan jutaan lainnya mengungsi di dalam negeri, menurut badan pengungsi PBB.